Berita Viral
Penyebab Dokter Muda Andito Meninggal Diduga karena Campak, Kemenkes Cek Sumber Penularan
Kemenkes menelusuri sumber penularan campak yang diduga menyebabkan meninggalnya dokter internship di Cianjur itu.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang dokter di Cianjur, Jawa Barat bernama Andito Mohammad Wibisono meninggal dunia diduga karena campak, hingga menjadi sorotan publik.
Andito Mohammad Wibisono diketahui merupakan dokter internship di RSUD Cimacan.
Pemuda berusia 26 tahun tersebut merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 2025.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman, mengatakan Andito dilaporkan mengalami gejala klinis berupa demam, ruam merah, serta sesak napas berat.
Baca juga: JADWAL Siaran Championship Pekan ke-22 Sabtu/Minggu Ini, Adhyaksa Vs Sumsel, PSMS Vs PSPS
Merujuk hasil investigasi sementara, pasien mengalami penyakit campak dengan komplikasi pneumonia yang memperburuk kondisi kesehatannya.
Pihak RSUD Cimacan telah melakukan penanganan medis sesuai standar pada 26 Maret 2026.
Namun, pasien kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah pihak RS memberikan penanganan maksimal.
“Kemenkes menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tenaga medis tersebut. Kasus ini mengingatkan bahwa campak tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang belum divaksin atau belum pernah terinfeksi, dengan risiko komplikasi serius hingga fatal,” ungkap Aji di Jakarta, Jumat, dikutip dari Tribunnews.
Baca juga: Berbulan-Bulan Air Sungai Blumai Hitam Pekat saat Pagi Hari, Diduga Dicemari Limbah Perusahaan
Sumber Penularan Ditelusuri
Aji menyebut, Kemenkes menelusuri sumber penularan campak yang diduga menyebabkan meninggalnya dokter internship di Cianjur itu.
“Kemenkes bersama Dinkes Cianjur, Dinkes Provinsi Jawa Barat akan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lapangan pada tanggal 27 Maret 2026,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, tim kesehatan akan turun langsung ke lapangan untuk menelusuri kontak erat pasien, mengidentifikasi kemungkinan sumber penularan, serta melakukan penilaian risiko di lingkungan sekitar.
Selain itu, tim juga akan memberikan vitamin A kepada kelompok rentan sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah penularan yang lebih luas di wilayah setempat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit campak. Segera lengkapi status imunisasi karena vaksinasi merupakan perlindungan paling efektif untuk mencegah gejala berat dan kematian akibat penyakit campak,” tutur dia.
Masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala penyakit campak berupa demam tinggi dan ruam merah.
Dokter Muda Meninggal karena Campak
Penyebab Dokter Muda Meninggal Karena Campak
Andito Mohammad Wibisono
| Nasib Dokter Richard Lee, Masa Penahanannya di Rutan Akan Diperpanjang |
|
|---|
| Daftar 7 Negara di ASEAN Terapkan WFH Termasuk Indonesia dan Vietnam Antisipasi Krisis Energi Global |
|
|---|
| RINCIAN Anggaran Fantastis Makan-Minum DPRD Muba, Susu UHT Rp 73 Juta, Udang Rp123 Juta |
|
|---|
| Isi Pembahasan Presiden Prabowo dengan PM Anwar Ibrahim, Pertemuan Tertutup di Istana Merdeka |
|
|---|
| KRONOLOGI Pegawai PPPK Jateng Lakukan Percobaan Rudakpaksa di Hotel, Ngaku Ajudan Gubernur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dokter-muda-andito.jpg)