Berita Internasional
Respons Israel Usai Kemungkinan AS-Iran Negoisasi Damai, Sinis Perdamai Bakal Terwujud
Laporan menyebutkan, pembicaraan damai tingkat tinggi berpotensi digelar dalam waktu dekat di Pakistan.
TRIBUN-MEDAN.com - Upaya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menjalin kesepakatan damai dengan Iran menghadapi tantangan serius.
Di saat Washington menunggu respons Teheran, sekutu utamanya, Israel, justru menunjukkan sikap sinis dan meningkatkan kewaspadaan.
Laporan menyebutkan, pembicaraan damai tingkat tinggi berpotensi digelar dalam waktu dekat di Pakistan.
Dua orang kepercayaan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, sudah bersiap terbang ke Pakistan untuk menemui delegasi Iran.
Bahkan, ada rumor kuat yang menyebut Wakil Presiden AS, J.D. Vance akan turun langsung dalam negosiasi panas ini.
Meski demikian, pihak Gedung Putih masih irit bicara.
"Jangan berspekulasi, tunggu pengumuman resmi," tegas Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt.
Di sisi lain, sekutu utama AS, Israel, justru menunjukkan sikap waspada.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memberikan sinyal bahwa dirinya tidak akan berhenti melakukan serangan militer meski ada wacana damai di meja perundingan.
Bagi Israel, keamanan nasional adalah harga mati.
Netanyahu menegaskan bahwa target-target Iran dan kelompok Hizbullah di Lebanon akan tetap menjadi sasaran empuk militer Israel jika dianggap mengancam kedaulatan mereka.
Trump secara resmi menunda rencana serangan militer terhadap situs-situs energi dan pembangkit listrik di Iran selama lima hari ke depan.
Keputusan ini diambil usai Trump mengeklaim adanya pembicaraan yang "sangat produktif" dengan pihak Teheran melalui platform media sosialnya, Truth Social.
"Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan percakapan yang sangat baik selama dua hari terakhir mengenai resolusi total atas permusuhan kami di Timur Tengah," tulis Trump, mengutip The Times of Israel.
Tak hanya menunda aksi militer AS, Trump juga mengaku telah menghubungi Netanyahu.
| Kapalnya Tak Boleh Selat Hormuz, Donald Trump Mulai Pertimbangkan AS Damai dengan Iran |
|
|---|
| Takut Dibunuh, Pria ini Ikhlaskan Rumah Tangga Berakhir dan Izinkan Istri Tinggal dengan Selingkuhan |
|
|---|
| Viral Kisah Cinta Tak Kenal Usia, Nenek 91 Tahun Nikahi Pria 67 Tahun setelah Pacaran 3 Bulan |
|
|---|
| Dulu Cerai karena Tak Tahan Hidup Susah, Kini Wanita Ini Ingin Rujuk karena Eks Suami Sudah Kaya |
|
|---|
| Pria Dianiaya dan Dirampok setelah Diam-Diam Temui Wanita dari Medsos, Akhirnya Mengaku ke Istri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PM-NETANYAHU-dan-BEN-GVIR.jpg)