Berita Internasional

Respons Israel Usai Kemungkinan AS-Iran Negoisasi Damai, Sinis Perdamai Bakal Terwujud

Laporan menyebutkan, pembicaraan damai tingkat tinggi berpotensi digelar dalam waktu dekat di Pakistan.

TRIBUN MEDAN/X @netanyahu
PM NETANYAHU-BEN-GVIR: Gambar diambil dari akun Netanyahu pada Senin (14/7/2025), memperlihatkan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir (kiri) dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu (kanan). Mantan perwira intelijen Korps Marinir AS dan inspektur senjata PBB, Scott Ritter, menyatakan, serangan rudal Iran telah menghantam kediaman PM Netanyahu dan Menkam Ben-Gvir. 

TRIBUN-MEDAN.com - Upaya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menjalin kesepakatan damai dengan Iran menghadapi tantangan serius.

Di saat Washington menunggu respons Teheran, sekutu utamanya, Israel, justru menunjukkan sikap sinis dan meningkatkan kewaspadaan.

Laporan menyebutkan, pembicaraan damai tingkat tinggi berpotensi digelar dalam waktu dekat di Pakistan.

Dua orang kepercayaan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, sudah bersiap terbang ke Pakistan untuk menemui delegasi Iran.

Bahkan, ada rumor kuat yang menyebut Wakil Presiden AS, J.D. Vance akan turun langsung dalam negosiasi panas ini.

Meski demikian, pihak Gedung Putih masih irit bicara.

"Jangan berspekulasi, tunggu pengumuman resmi," tegas Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt.

Di sisi lain, sekutu utama AS, Israel, justru menunjukkan sikap waspada.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memberikan sinyal bahwa dirinya tidak akan berhenti melakukan serangan militer meski ada wacana damai di meja perundingan.

Bagi Israel, keamanan nasional adalah harga mati.

Netanyahu menegaskan bahwa target-target Iran dan kelompok Hizbullah di Lebanon akan tetap menjadi sasaran empuk militer Israel jika dianggap mengancam kedaulatan mereka.

Trump secara resmi menunda rencana serangan militer terhadap situs-situs energi dan pembangkit listrik di Iran selama lima hari ke depan.

Keputusan ini diambil usai Trump mengeklaim adanya pembicaraan yang "sangat produktif" dengan pihak Teheran melalui platform media sosialnya, Truth Social.

"Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan percakapan yang sangat baik selama dua hari terakhir mengenai resolusi total atas permusuhan kami di Timur Tengah," tulis Trump, mengutip The Times of Israel.

Tak hanya menunda aksi militer AS, Trump juga mengaku telah menghubungi Netanyahu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved