Berita Internasional
Pria Dianiaya dan Dirampok setelah Diam-Diam Temui Wanita dari Medsos, Akhirnya Mengaku ke Istri
Seorang pria menjadi korban penganiayaan dan perampokan setelah bertemu dengan seorang wanita yang dikenalnya melalui media sosial.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria menjadi korban penganiayaan dan perampokan setelah bertemu dengan seorang wanita yang dikenalnya melalui media sosial.
Korban yang mengalami luka-luka akhirnya pulang ke rumah dan mengakui perbuatannya kepada sang istri sebelum keduanya bersama-sama melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Dikutip dari Sanook.com Senin (23/3/2026), peristiwa ini mencuat setelah seorang pengguna Facebook mengunggah foto dan keterangan dalam grup “Newshawk Phuket (Grup Informasi Berita)”.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa seorang kerabatnya dirampok oleh pelaku bersenjata. Korban dipukuli hingga mengalami luka serius dan kehilangan emas seberat tiga baht serta jimat yang berada di dalam mobil, di kawasan Sireh.
Unggahan itu juga menyebutkan bahwa laporan telah dibuat ke beberapa kantor polisi, namun informasi mengenai kejadian tersebut masih terbatas sehingga masyarakat diminta membantu memberikan informasi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, wartawan kemudian menghubungi korban yang diketahui bernama May (nama samaran), pria berusia 39 tahun. Saat diwawancarai, May masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.
May menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika ia berkenalan dengan seorang wanita bernama Nun melalui media sosial.
Setelah beberapa waktu berkomunikasi, keduanya sepakat untuk bertemu di sebuah kamar penginapan di kawasan Kota Phuket. Pertemuan itu dilakukan setelah May selesai bekerja sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Tidak lama setelah bertemu, Nun mengajak May untuk menjemput seorang temannya bernama Bee. Setelah Bee datang, ketiganya kemudian pergi bersama ke sebuah tempat hiburan malam di Phuket. Mereka menghabiskan waktu bersama hingga sekitar pukul 23.00 malam.
Setelah selesai, mereka kembali ke penginapan untuk mengantar Nun dan Bee. May kemudian mengantar Nun naik ke kamar penginapan, sementara Bee menelepon seorang pria untuk menjemputnya sebelum akhirnya pergi meninggalkan tempat tersebut.
Saat berada di kamar, May menyadari bahwa kunci mobilnya hilang. Ia mencoba mencarinya namun tidak berhasil menemukannya. Ia kemudian meminta Nun menghubungi Bee untuk menanyakan apakah melihat kunci mobil tersebut.
Di saat yang sama, May sempat menelepon istrinya yang berada di rumah dan mengatakan kemungkinan harus dijemput karena kunci mobilnya hilang.
Namun tidak lama kemudian, Nun berhasil menghubungi Bee yang ternyata memang memegang kunci mobil tersebut dan mengatakan akan mengembalikannya.
May kemudian turun untuk mengambil kunci mobilnya. Ketika sampai di bawah, ia melihat Bee datang bersama seorang pria yang sebelumnya menjemputnya. Pria tersebut mengatakan bahwa mobilnya mengalami kerusakan dan meminta bantuan May untuk mengantarkannya pulang.
May kemudian menyetujui permintaan tersebut dan mengantar pria itu menggunakan mobilnya. Setelah tiba di rumah pria tersebut, korban diajak masuk ke dalam rumah untuk minum air. Rumah itu berada di dalam sebuah gang kecil. May kemudian memarkir mobilnya di pinggir jalan dan berjalan mengikuti pria tersebut masuk ke dalam rumah.
| Tiga Bulan Menikah, Wanita Ini Gugat Cerai Karena Suami Tak Pernah Jalankan Tanggung Jawab |
|
|---|
| Kepergok Istri Selingkuh di Dalam Mobil, Pria ini Panik dan Berusaha Melindungi Wanita Selingkuhan |
|
|---|
| Frustasi Gagal Nikahi Selingkuhannya, Pria ini Bunuh Istrinya di Hadapan Anak-anak |
|
|---|
| Perselingkuhan Istri dengan Tetangga Terbongkar, Suami Tikam Selingkuhan hingga Berakhir Dipenjara |
|
|---|
| Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan dan Usir Calon Suami setelah Tahu Tak Ada DJ di Pesta Nikah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-2.jpg)