Berita Internasional
Kapalnya Tak Boleh Selat Hormuz, Donald Trump Mulai Pertimbangkan AS Damai dengan Iran
Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa situasi diplomatik saat ini masih sangat dinamis
TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan tengah berupaya menjalin kesepakatan damai dengan Iran guna meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Namun, sinyal perdamaian tersebut justru disambut keras oleh pihak Teheran.
Iran dilaporkan memperketat posisi tawar dalam negosiasi, seiring meningkatnya pengaruh Korps Garda Revolusi Islam dalam menentukan kebijakan luar negeri negara tersebut.
Berdasarkan laporan dari sumber di Teheran, Iran tidak hanya menginginkan gencatan senjata, tetapi juga menyiapkan sejumlah tuntutan dalam satu paket yang dinilai cukup berat bagi Washington.
Beberapa tuntutan tersebut antara lain jaminan keamanan penuh, ganti rugi perang, kendali atas Selat Hormuz, hingga pengakuan terhadap program rudal balistik Iran.
Menguatnya sikap keras Iran disebut sebagai dampak dari pergeseran politik internal, terutama setelah serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir.
Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa situasi diplomatik saat ini masih sangat dinamis dan belum ada keputusan final terkait negosiasi.
“Ini adalah diskusi diplomatik yang sangat sensitif. Amerika Serikat tidak akan melakukan negosiasi melalui pers,” ujarnya.
Di sisi lain, peluang perundingan juga terbuka dengan kemungkinan pertemuan langsung yang difasilitasi oleh Pakistan sebagai mediator.
Sementara itu, pihak Israel menyatakan keraguan terhadap keberhasilan perundingan tersebut.
Mereka menilai kecil kemungkinan Iran akan menyetujui tuntutan yang diajukan Amerika Serikat.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa Trump melihat adanya peluang diplomasi dengan memanfaatkan tekanan militer yang telah dilakukan sebelumnya.
“Trump percaya pencapaian militer bisa dimanfaatkan untuk mencapai tujuan melalui jalur diplomasi,” ujarnya.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran saat ini masih terus berkembang, dan hasil negosiasi diperkirakan akan sangat menentukan stabilitas kawasan Timur Tengah ke depan.
Tarif Lewat Selat Hormuz
| Takut Dibunuh, Pria ini Ikhlaskan Rumah Tangga Berakhir dan Izinkan Istri Tinggal dengan Selingkuhan |
|
|---|
| Viral Kisah Cinta Tak Kenal Usia, Nenek 91 Tahun Nikahi Pria 67 Tahun setelah Pacaran 3 Bulan |
|
|---|
| Dulu Cerai karena Tak Tahan Hidup Susah, Kini Wanita Ini Ingin Rujuk karena Eks Suami Sudah Kaya |
|
|---|
| Pria Dianiaya dan Dirampok setelah Diam-Diam Temui Wanita dari Medsos, Akhirnya Mengaku ke Istri |
|
|---|
| Istri Berkali-kali Maafkan Suami yang Doyan Selingkuh, Kini Akui Lelah dan Ingin Akhiri Pernikahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/AS-SERANG-IRAN-Presiden-AS-Donald-Trump-dan-konflik-Iran-vs-Israel.jpg)