Berita Viral

HARGA Minyak Dunia Turun Setelah Trump Instruksikan Tunda Serangan ke Iran, Kini Buka Ruang Dialog

Harga minyak dunia langsung turun saat Presiden AS Donald Trump menunda serangan ke Iran. Senin (23/3/2026). 

Istimewa
DONALD TRUMP - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraan State of the Union, Selasa (24/2/2026). (WIKIMEDIA COMMONS/THE WHITE HOUSE) 

TRIBUN-MEDAN.com - Harga minyak dunia langsung turun saat Presiden AS Donald Trump menunda serangan ke Iran. Senin (23/3/2026). 

Harga minyak dunia memang mengalami kenaikan apalagi Iran sempat menutup Selat Hormuz.  

Minyak mentah Brent, patokan global, anjlok lebih dari 7 persen , jatuh dari puncaknya $114 menjadi di bawah $99 per barel.

Nada serupa terjadi pada WTI, patokan AS, yang merosot 8 persen menjadi $90 per barel—jatuh sekitar $10 dalam waktu singkat.

Sebelumnya Donald Trump, secara mengejutkan mengumumkan, Senin (23/3/2026) melakukan penundaan serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari ke depan.

Keputusan ini diambil setelah adanya kemajuan signifikan dalam pembicaraan rahasia antara Washington dan Teheran selama akhir pekan.

Melalui unggahan di Truth Social, Trump mengungkapkan bahwa kedua negara telah terlibat dalam dialog yang "sangat baik dan produktif" untuk mengakhiri permusuhan total di Timur Tengah.

Langkah ini merupakan perubahan drastis, mengingat sebelumnya Trump mengancam akan melumat pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali pada Senin (23/3/2026) malam.

“SAYA DENGAN SENANG HATI MELAPORKAN BAHWA AMERIKA SERIKAT, DAN NEGARA IRAN, TELAH MELAKUKAN, SELAMA DUA HARI TERAKHIR, PERCAKAPAN YANG SANGAT BAIK DAN PRODUKTIF MENGENAI PENYELESAIAN LENGKAP DAN TOTAL ATAS PERMUSUHAN KITA DI TIMUR TENGAH,” tulis Trump.

Baca juga: NASIB Mahasiswi Babak Belur Dianiaya Gegara Tolak Cinta Pria 41 Tahun, Selama Ini Cuma Anggap Teman

Baca juga: LAKA MAUT Pemudik di Majalengka Tewaskan 6 Orang Sekeluarga, Minibus Diduga Rem Blong

Trump sebelumnya telah mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran pada Senin malam jika negara itu tidak mengizinkan Selat Hormuz dibuka kembali.

"BERDASARKAN SINAR DAN NADA PERCAKAPAN YANG MENDALAM, RINCI, DAN KONSTRUKTIF INI, YANG AKAN BERLANJUT SEPANJANG MINGGU INI, SAYA TELAH MENGINSTRUKSIKAN DEPARTEMEN PERANG UNTUK MENUNDA SEMUA SERANGAN MILITER TERHADAP PEMBANGKIT LISTRIK DAN INFRASTRUKTUR ENERGI IRAN SELAMA LIMA HARI, DENGAN SYARAT KEBERHASILAN PERTEMUAN DAN DISKUSI YANG SEDANG BERLANGSUNG,” lanjutnya.

Hingga pekan lalu, Trump mengatakan dia tidak tertarik untuk melakukan gencatan senjata dengan Iran.

“Kita bisa berdialog, tetapi saya tidak ingin melakukan gencatan senjata,” katanya pada Jumat sore.

Gertakan Berubah Jadi Harapan: Lima Hari Kritis bagi Perdamaian

Padahal, pasar sebelumnya mencekam.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved