Berita viral
SESAL Ibu Linmas yang Ditusuk Residivis, Sebut Anaknya Terlambat Dilerai dengan Pelaku: Cuma Lihat
Jamilah mengaku tak menyangka sang residivis justru semakin menjadi saat dilerai. Emosi Agus justru makin terbakar.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah penyesalan ibu Linmas yang ditusuk residivis di Jatinangor.
Sebut anaknya terlambat dilerai dengan pelaku.
Banyak orang yang menyaksikan ketengan antara keduanya namun hanya menonton tanpa membantu.
Baca juga: Pastikan Kebijakan WFH Usai Lebaran, Purbaya Sebut Bisa Hemat BBM 20 Persen
Kasus linmas yang diancam residivis pakai senjata tajam di Kabupaten Sumedang viral di media sosial dan jadi sorotan.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko di Jalan Kolonel Ahmad Syam RT 04/06, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (17/3/2026).
Dalam video yang beredar, nampak seorang linmas, Deni Nugraha, menghadapi ancaman seorang residivis yang mengamuk. Residivis tersebut mengamuk sambil mengacungkan senjata tajam dan mencoba menyerang Deni Nugraha.
Baca juga: SOSOK Mulyadi Bawa THR Rp50 Juta Buat Saudara di Kampung, Tidak Tidur 2 Hari Bawa Uang Tunai
Ibu korban, Jamilah, mengungkapkan rasa pilunya mengingat peristiwa yang menimpa sang anak.
Kasus ini pun mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Deni mengungkapkan, dirinya biasa membantu mengatur lalu lintas dan membantu warga yang hendak menyeberang.
Namun pada hari itu, Deni justru diserang oleh Agus sang residivis.
Agus menuduhnya mengambil keuntungan di lahan parkir.
"Gak dikasih, karena gak ada duit buat ngasihnya. Iya ngambek. Bahkan nodongin pisau sama saya. Saya pergi, sama teman saya ditegur. Ketemu lagi pas hari kejadian. Lagi piket dari desa," kata Deni ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Agus terus menuduhnya memungut uang parkir di lahan tersebut dan merasa Deni merebut pekerjaannya sebagai tukang parkir.
Agus bahkan mempertanyakan uang yang Deni pegang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SESAL-Ibu-Linmas-yang-Ditusuk-Residivis-Sebut-Anaknya-Terlambat-Dilerai-dengan-Pelaku-Cuma-Lihat.jpg)