Berita Viral

FENOMENA Penduduk Jakarta Bertambah Usai Lebaran, Anggota DPRD Ingatkan Pendatang Harus Punya Skill

Fenomena bertambahnya jumlah penduduk Jakarta usai Hari Idulfitri menjadi perhatian. 

HO
DKI Jakarta. Fenomena bertambahnya jumlah penduduk Jakarta usai Hari Idulfitri menjadi perhatian.  

TRIBUN-MEDAN.com - Fenomena bertambahnya jumlah penduduk Jakarta usai Hari Idulfitri menjadi perhatian. 

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Hardiyanto Kenneth mengharapkan pemerintah melihat fenomena ini menjadi kasus yang perlu diperhatikan. 

Kenneth mengharapkan pendatang di Jakarta tidak menjadi beban sosial melainkan solusi. 

Maka, Kenneth menyarankan kepada warga yang mau datang ke Jakarta untuk mempersiapkan skill sebelum ke Jakarta

Sebagai pusat ekonomi nasional, Jakarta selama ini menjadi magnet peluang sekaligus harapan bagi masyarakat dari berbagai daerah.

Namun demikian, Beliau mengingatkan, bahwa keterbukaan Jakarta tidak berarti tanpa batas dan tanpa arah. Ia menekankan pentingnya kesiapan bagi setiap pendatang yang ingin mengadu nasib di Ibu Kota Jakarta.

"Pendatang baru harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik. Bekal utama yang harus dimiliki adalah keahlian, kompetensi, serta tujuan yang jelas," ujar Kenneth dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).

Baca juga: DAFTAR Syarat Pendaftaran UTBK SNBT, Dibuka Mulai 25 Maret sampai 7 April

Baca juga: IRAN Ancam Serang Daerah Wisata Dunia Untuk Temukan Pejabat AS-Israel: Waktunya Tak Lama Lagi

Menurut pria yang akrab disapa Bang Kent ini datang ke Jakarta tidak cukup hanya bermodal nekat.

Para pendatang diharapkan memiliki rencana yang matang serta niat untuk berkontribusi secara produktif, bukan sekadar mencoba peruntungan.

Lebih lanjut, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu mendorong agar para pendatang juga membawa semangat investasi, sekecil apa pun bentuknya.

Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kalau bisa, datang ke Jakarta itu sekaligus membawa semangat untuk berusaha. Misalnya dengan membuka usaha mandiri, memberdayakan UMKM, atau bahkan menciptakan lapangan kerja. Hal tersebut akan sangat membantu perekonomian sekaligus mendukung program Pemerintah Jakarta," jelas Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII itu.

Di sisi lain, Kent juga menyoroti potensi persoalan sosial yang dapat timbul apabila urbanisasi tidak diiringi kesiapan. Ia mengingatkan agar para pendatang ini tidak justru menjadi beban bagi kota Jakarta.

"Saya tidak ingin melihat pendatang yang akhirnya menjadi Pak Ogah, manusia gerobak, atau bahkan terjerumus ke dalam tindakan kriminal. Hal ini harus menjadi perhatian bersama," tegas  Kepala BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta itu.

Kent menambahkan, kondisi tersebut tidak hanya merugikan individu, tetapi juga akan berdampak pada ketertiban umum serta citra Jakarta sebagai kota metropolitan. Oleh karena itu, Kent menegaskan, bahwa Jakarta tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin datang dan berjuang, selama memiliki kesiapan, tanggung jawab, dan tujuan yang jelas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved