Berita Viral

ALASAN Anwar BAB Terancam Kena Sanksi KPI, Rekomendasi dari MUI, Soroti Acara Ramadhan

MUI menilai, aksi Anwar Sanjaya selama siaran Ramadhan 1447 H terindikasi melakukan pelanggaran dalam bentuk kekerasan fisik maupun erotis. 

Instagram
TERANCAM SANKSI - Inilah alasan Anwar BAB terancam kena sanksi KPI. Sanksi tersebut adalah rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah alasan Anwar BAB terancam kena sanksi KPI.

Sanksi tersebut adalah rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal ini berkaitan pada penampilan komedian bernama asli Anwar Sanjaya itu dalam sebuah program penyiaran di televisi selama siaran Ramadhan 1447 H.

Baca juga: Dapat Remisi di Idul Fitri, Dua Napi Sumut Terharu dan Siap Menata Hidup Baru

Penampilan Anwar dalam siaran tersebut dinilai MUI melakukan pelanggaran dalam bentuk kekerasan fisik maupun erotis. 

Perhatian keras itu tak lepas dari kegiatan MUI memantau Siaran Ramadhan 2026 tahap 2026.

Ketua Tim Pemantauan Siaran Siaran Ramadhan MUI 1447 H, Dr Rida Hesti Ratnasari, mengungkapkan kegiatan pemantauan tersebut berlangsung dari tanggal 1-10 Maret 2026.

Selama Ramadhan 2026, 32 pemantau dari MUI terus memantau siaran dari 16 televisi tersebar di wilayah Indonesia.

Baca juga: BEGINI Reaksi Denada saat Pertama Kali Bertemu dengan Ressa Rizky: Pelukan hingga Tangis Haru Pecah

Langkah drastis ini diambil menyusul temuan rentetan aksi tidak pantas sang komedian yang dinilai menodai kesucian bulan Ramadhan 1447 Hijriah. 

Tahap pertama pemantauan siaran Ramadhan yang dilakukan MUI pada 18-28 Februari 2026. 

1. Aksi Erotis yang Tidak Pantas 

Salah satu poin keberatan utama MUI adalah perilaku Anwar yang dinilai menabrak standar komunikasi publik yang beradab.  

Tim pemantau menemukan adegan pada 20 Februari 2026, di mana Anwar melakukan gerakan menggoyangkan bokong naik-turun yang diasosiasikan sebagai gerakan erotis laki-laki.  

Selain itu, pada 19 Februari 2026, ia tertangkap kamera melakukan aksi tidak senonoh dengan membuka celana kolornya di tengah siaran. 

2. Kekerasan Fisik dan Verbal di Layar Kaca 

Bukan sekadar lelucon, MUI menyoroti adanya unsur kekerasan fisik dalam program yang dipandu Anwar.  

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved