Berita Viral
Ahmad Khozinudin Soroti Nilai Parsel Gibran untuk Rismon Sianipar, Kuasa Hukum Roy Suryo: Penghinaan
Rismon mendapatkan parsel atau bingkisan Lebaran dari Gibran untuk diberikan kepada ibunya yang sedang sakit di kampung halamannya, di Balige.
TRIBUN-MEDAN.com - Ahmad Khozinudin, kuasa hukum Roy Suryo menyoroti nilai parsel Gibran untuk Rismon Sianipar.
Menurutnya hal itu bukanlah penghormatan melainkan penghinaan terhadap Rismon.
Diketahui usai mengunjungi Jokowi di Solo, Rismon Sianipar bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka.
Ia datang ke Istana Wakil Presiden pada Jumat (13/3/2026) pagi.
Baca juga: Kapolres Humbahas Lepas Atlet Karate, Tekankan Sportivitas dan Nama Baik Daerah
Saat itu putra sulung Jokowi memberikan parsel.
Parsel tersebut diperuntukkan untuk ibu Rismon yang sedang sakit di Balige.
Setelah memberikan parsel itu, Gibran langsung meninggalkan Rismon masuk ke Istana Wapres dan menutup pintu.
Sikap Gibran itu pun langsung jadi sorotan Khozinudin.
Baca juga: Sama Seperti Muhamadiyah, Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah Sumut Lebaran Besok
Ia menilai sikap Gibran yang memberikan parsel itu bukan sebagai bentuk penghargaan atas tindakan Rismon.
Khozinudin malah menganggapnya sebuah penghinaan.
"Kita tafsirkan parsel ini bukan sebuah penghargaan penghormatan, tapi penghinaan terhadap Rismon," ujarnya, Kamis (19/3/2026), dikutip dari YouTube Metro TV.
"Setelah diberi parsel tidak bisa masuk, lalu gotong-gotong dengan pengacaranya dilihat oleh publik, oleh kamera, menyedihkan sekali," tambahnya.
Khozinudin pun mengatakan bahwa Rismon tidak punya martabat setelah meminta maaf kepada Jokowi dan mengajukan RJ.
Menurutnya, sikap Rismon itu sangat berbeda dengan mantan tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang sebelumnya juga meminta RJ kepada Jokowi.
"Rismon ini beda dengan dua pendahulunya (Eggi dan Damai), kalau yang dua pendahulunya masih punya martabat lah karena tidak mengakui," ucapnya.
Baca juga: Momen Nyepi dan Ramadan Bersamaan, Umat Hindu di Medan Jaga Harmoni dan Toleransi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ahmad-Khozinudin-Soroti-Nilai-Parsel-Gibran-untuk-Rismon-Sianipar-Kuasa-Hukum-Roy-Suryo-Penghinaan.jpg)