Berita Viral

SUDAH Dikeroyok, Kades Hoho Alkaf Kini Dilaporkan ke Polisi, Dituntut Seleksi Ulang Perangkat Desa

Kades Hoho mengungkap bahwa dirinya kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh pihak yang menuntut

Istimewa
KADES HOHO DIKEROYOK - Soal pengeroyokan terhadap Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Ketua LSM Harimau, Prakas, membantahnya, hanya ingin beri pendampingan advokasi ke warga. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho atau yang dikenal sebagai Hoho Alkaf, kini berada di tengah pusaran konflik setelah dirinya mengaku menjadi korban pengeroyokan saat kericuhan pecah.

Di tengah polemik yang masih bergulir, Hoho mengungkap bahwa dirinya kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh pihak yang menuntut agar ujian seleksi perangkat desa diulang.

Hal itu disampaikannya saat berbincang dengan Dedi Mulyadi.

Meski laporan telah masuk, ia menyebut hingga kini dirinya belum menjalani pemeriksaan.

"Saya belum diperiksa, soalnya laporannya baru masuk kemarin," ujarnya.

Baca juga: Klarifikasi Ketua LSM Harimau Soal Keroyok Kades Hoho Alkaf, Cuma Tanya Seleksi: Kita Tidak Demo

Dalam pernyataannya, Hoho juga menyoroti sikap aparat keamanan yang berada di lokasi saat kericuhan terjadi.

Ia menilai aparat kepolisian yang berjaga tidak memberikan perlindungan maksimal ketika situasi mulai tidak terkendali.

Karena itu, ia meminta agar insiden tersebut mendapat perhatian dan keadilan, termasuk dari Propam Mabes Polri.

"Saya minta keadilan, saya pejabat pemerintah sudah melaksanakan, pekerjaan saya sebaik-baiknya, begitupula dengan panitia.

Tetapi saya dipaksa mengulang, karena anggota dari LSM itu nilainya di bawah, tapi maunya diulang, kita kiblatnya regulasi tapi mereka tetap tidak mau tahu," ungkapnya.

KADES VIRAL - Hoho Alkaf, Kades Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara di kantor kepala desa Purwasaba (TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI)
KADES VIRAL - Hoho Alkaf, Kades Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara di kantor kepala desa Purwasaba (TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI) (TRIBUN JATENG)

Dipicu Polemik Seleksi Perangkat Desa

Menurut Kades Hoho, aksi demonstrasi yang berujung kericuhan tersebut dipicu oleh kekecewaan salah satu anggota LSM yang tidak lolos dalam proses penjaringan perangkat desa.

Massa yang hadir kemudian menuntut agar tahapan seleksi yang telah sampai pada pengumuman hasil dibatalkan dan dilakukan ulang.

Namun tuntutan tersebut ditolak pemerintah desa karena proses seleksi perangkat desa dinilai telah berjalan sesuai prosedur serta aturan yang berlaku.

Ia pun menegaskan hasil seleksi tidak akan dibatalkan hanya karena adanya tekanan dari pihak tertentu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved