Berita Viral

Klarifikasi Ketua LSM Harimau Soal Keroyok Kades Hoho Alkaf, Cuma Tanya Seleksi: Kita Tidak Demo

Prakas menjelaskan, kehadirannya dan anggota LSM Harimau di balai desa saat itu sama sekali bukan untuk melakukan aksi demonstrasi.

TRIBUN JATENG
KEPALA DESA VIRAL - Welas Yuni Nugroho atau yang akrab disapa Hoho Alkaf sedang menjadi perbincangan warganet karena tato yang ada di seluruh tubuhnya. Hoho Alkaf saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Purwasaba, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Berikut sosok dan rekam jejak Hoho Alkaf. 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua LSM Harimau, Prakas, klarifikasi terkait tuduhan yang menyebut dirinya bersama sejumlah anggota organisasinya melakukan pengeroyokan terhadap Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Hoho Alkaf.

Prakas menjelaskan, kehadirannya dan anggota LSM Harimau di balai desa saat itu sama sekali bukan untuk melakukan aksi demonstrasi.

Ia menegaskan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah memberikan pendampingan advokasi kepada sejumlah warga yang ingin menyampaikan aspirasi dalam sebuah forum audiensi.

Kericuhan yang terjadi pada Sabtu tersebut bermula dari audiensi yang membahas dugaan kejanggalan dalam proses penjaringan perangkat desa.

Baca juga: NEKAT Kabur Usai Sidang di PN Stabat, Terdakwa Narkoba Berujung Tewas Kecelakaan di Aceh

Proses seleksi itu berkaitan dengan pengisian tiga posisi Kepala Dusun (Kadus) di Desa Purwasaba.

Prakas menjelaskan, audiensi tersebut digelar atas permintaan sejumlah peserta seleksi yang tidak lolos dalam proses penjaringan perangkat desa.

"Kita bukan demo, tidak ada demo sama sekali. Kami datang untuk pendampingan advokasi dalam audiensi atas permintaan sejumlah peserta yang tidak lolos seleksi," ujar Prakas saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2026).

LSM harimau keroyok kades hoho
KADES HOHO DIKEROYOK - Soal pengeroyokan terhadap Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Ketua LSM Harimau, Prakas, membantahnya, hanya ingin beri pendampingan advokasi ke warga.

Temukan Dugaan Kejanggalan 'Bank Soal'

Dalam pertemuan tersebut, LSM Harimau mewakili sekitar sepuluh peserta seleksi yang mempertanyakan transparansi panitia penyelenggara.

Salah satu hal yang disorot adalah penggunaan bank soal yang disimpan dalam sebuah flashdisk.

Baca juga: KRONOLOGI Kades Hoho Dikeroyok, Dipicu Anggota LSM Tak Lolos Seleksi, Kini Minta Keadilan

Menurut Prakas, penggunaan bank soal tersebut menimbulkan kecurigaan karena sebelumnya sempat ada saran agar panitia menggunakan soal yang benar-benar baru dalam proses seleksi.

"Ketika kami tanyakan soal flashdisk itu, ketua panitia tidak bisa menjelaskan. Situasi mulai tegang saat Kepala Desa ikut terlibat emosi, padahal yang kami tanyakan adalah pihak panitia," jelasnya.

Ia juga mengeklaim bahwa kericuhan yang terjadi bukan dipicu oleh pihaknya.

Menurutnya, situasi memanas setelah sejumlah orang dari luar daerah yang berada di lokasi audiensi ikut tersulut emosi.

Untuk menepis tuduhan pengeroyokan yang dialamatkan kepadanya, Prakas menyatakan pihaknya memiliki rekaman video utuh dari peristiwa tersebut yang dapat dijadikan bukti.

Baca juga: Polisi Sebut Foto Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus yang Viral Ternyata AI: Kami Terganggu

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved