Berita Viral

Bantuan Pascabencana Menumpuk di Sibolga, Diduga Ditimbun Agar Tak Sampai ke Warga Terdampak

Kemudian terlihat tabung gas elpiji yang seharusnya mendukung operasional dapur umum atau rumah tangga terdampak.

|
TRIBUN MEDAN
BANTUAN - Bantuan pascabencana menumpuk di sebuah gudang di kawasan Panombonan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Selasa (11/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral bantuan pascabencana yang seharusnya disalurkan ke warga terdampak menumpuk di Sibolga

Bantuan pascabencana yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kota Sibolga diduga ditimbun di gudang di kawasan Panombonan, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.

Dugaan ini mencuat setelah beredarnya sebuah video di media sosial yang memperlihatkan tumpukan berbagai jenis bantuan dalam jumlah cukup banyak.

Dalam unggahan video yang beredar di media sosial, memperlihatkan paket bantuan kemanusiaan yang seharusnya sudah menyentuh tangan korban terdampak bencana, justru ditemukan menumpuk.
 
Dugaan penimbunan ini mencuat setelah viral di media sosial Facebook berupa rekaman video pada Selasa (10/3/2026), yang memperlihatkan realitas pahit di balik pintu gudang.
 
Berdasarkan bukti visual yang beredar, gudang tersebut dipadati oleh berbagai kebutuhan dan perlengkapan penting yang seharusnya berada di lapangan, bukan di ruang gelap penyimpanan.

Seperti tikar, selimut, ember, dan paket sembako yang sangat dibutuhkan pengungsi. Selain itu, juga terlihat selang air dan kereta sorong (beko) yang vital untuk pemulihan infrastruktur warga.
 
Tak sampai di situ saja, seperti bantuan makanan ringan berlogo Angkatan Laut (AL) serta paket logistik bertanda Akabri 89 yang jelas-jelas dititipkan untuk disalurkan, bukan disimpan.

Kemudian terlihat tabung gas elpiji yang seharusnya mendukung operasional dapur umum atau rumah tangga terdampak.
 
Hingga saat ini, alasan mengapa bantuan tersebut terkesan mengendap masih menjadi misteri yang memancing kemarahan publik. Sebab, adanya barang-barang tersebut diduga sebagai cermin lemahnya manajemen distribusi bencana di Kota Sibolga.
 
Humas Polres Sibolga Hadi Sitanggang, saat dikonfirmasi wartawan hanya memberikan pernyataan singkat bahwa pihak kepolisian masih perlu melakukan pengecekan melalui Satintelikam.

"Kami akan konfirmasi dulu ke Intel terlebih dahulu informasi yang beredar tersebut,” ujar Humas Polres Sibolga, Rabu (11/3/2026).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Pemerintah Kota Sibolga terkait status bantuan yang terlihat dalam video tersebut

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 
 
Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved