Berita Viral
Ketua BEM UGM Tantang Prabowo Debat Terbuka di Depan Ribuan Mahasiswa, Tolak Perantara
Tiyo menegaskan bahwa dirinya lebih memilih berbicara langsung kepada presiden tanpa melalui perantara.
TRIBUN-MEDAN.com - Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang sempat alami teror dan ancaman penculikan berani menantang debat Presiden Prabowo Subianto.
Awalnya Tiyo Ardianto menyampaikan pendapat terhadap program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah.
Melalui ajang podcast di beberapa kanal (dua di antaranya adalah @forumkeadilanTV, dan @abrahamsamadspeakup) kritik itu sejatinya disampaikan dalam kerangka fungsi kontrol sosial mahasiswa.
Sebagaimana dilaporkan Kompas.com (19/2), Tiyo kemudian menjadi sasaran intimidasi digital yang meluas. Ia menerima pesan ancaman, tuduhan manipulatif, dan serangan reputasional.
Baca juga: Oknum Brimob Maluku Telah Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Siswa MAN, Dijadwalkan Sidang Etik
Ibunya pun dilaporkan menerima pesan intimidatif yang menimbulkan ketakutan.
Tercatat, media lain menyebar isu personal dan ancaman penculikan melalui platform digital untuk mendelegitimasi posisi Tiyo (Suara.com, 19/2).
Kini, Tiyo Ardianto, kembali menyuarakan pandangan kritisnya terhadap kondisi sosial yang dinilai belum sepenuhnya tergambar dalam laporan resmi pemerintah.
Kali ini, pesan itu ia tujukan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam perbincangan di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, sebuah forum diskusi yang membahas isu-isu kebangsaan secara terbuka.
Baca juga: Nasib Kakek yang Cabuli 28 Siswi SD di Percut Sei Tuan Terancam 15 Tahun Penjara
Pilih Bicara Langsung, Tolak Perantara
Dalam kesempatan itu, Tiyo menegaskan bahwa dirinya lebih memilih berbicara langsung kepada presiden tanpa melalui perantara.
Ia menilai tidak semua orang yang berada di lingkar kekuasaan dapat dipercaya untuk menyampaikan realitas di lapangan secara utuh.
Menurutnya, ada jarak antara laporan administratif dengan kenyataan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia menyatakan tidak tertarik pada pertemuan tertutup dengan kepala negara.
Undangan Dialog Terbuka di Kampus
Sebagai gantinya, Tiyo menantang agar dialog dilakukan secara terbuka di kampus UGM. Ia ingin mahasiswa diberi ruang untuk berdiskusi dan berdebat langsung dengan presiden mengenai data serta kebijakan yang diyakini pemerintah.
| MOMEN Kepala BIN Letjen Herindra Menghadap Letkol Teddy di Kantor Seskab |
|
|---|
| INILAH 10 Poin Syarat yang Diajukan Iran dan Disetujui Trump, Akhirnya Resmi Gencatan Senjata |
|
|---|
| TEGAS, Dedy Mulyadi Langsung Copot Kepala Samsat Buntut Persulit Warga Bayar Pajak Kendaraan |
|
|---|
| Pengakuan Menkeu Purbaya Kecolongan Pengadaan 21.800 Motor oleh BGN untuk Program MBG |
|
|---|
| DETIK-DETIK Akhir Deadline Ultimatum Trump, Iran Ajukan Gencatan Senjata dan Buka Selat Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ketua-bem-ugm-tiyo.jpg)