Berita Viral
Fakta Tewasnya Siswa SMP di Maluku, Dipaksa Bripda MS Mengaku Balap Liar, Hidung Mulut Keluar Darah
Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa yang terjadi.
TRIBUN-MEDAN.com - Bripda MS, oknum anggota Brimob yang menyebabkan siswa SMP meninggal dunia di Kota TUla, kini telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Tual tak lama setelah kejadian.
Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa yang terjadi.
Kapolda Maluku Dadang Hartanto, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada keluarga korban dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob di Kota Tual.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang siswa SMP berinisial AT (14) meninggal dunia dan satu korban lainnya masih menjalani perawatan medis.
Permohonan maaf itu disampaikan Dadang dalam keterangannya pada Jumat (20/2/2026).
Ia menyebut insiden tersebut menjadi perhatian serius institusi dan berjanji akan menanganinya secara sungguh-sungguh.
“Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Musibah ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh,” ujarnya.
Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta publik mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum yang saat ini tengah berjalan.
Kasus ini mencuat setelah dugaan kekerasan yang dilakukan oknum anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku terhadap dua remaja kakak beradik di ruas Jalan RSUD Maren, Kota Tual. Saat kejadian, keduanya melintas menggunakan sepeda motor dan masih mengenakan seragam sekolah.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban diduga dihentikan oleh terduga pelaku dan kemudian dipukul menggunakan helm hingga terjatuh dari sepeda motor.
Insiden tersebut berujung fatal bagi AT (14), yang meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Korban yang meninggal telah dimakamkan pada Kamis (19/2/2026).
Terduga pelaku, Bripda MS, telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Tual tak lama setelah kejadian.
Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa yang terjadi.
Sementara itu, ayah korban, Rijik Tawakal, meminta agar kasus tersebut diusut secara tuntas dan transparan.
| Nasib Briptu BTS Rekam Polwan saat di Kamar Mandi Asrama, Polda Jateng Siapkan Sidang Etik |
|
|---|
| Kronologi Siswa SMP di Siak Tewas, Senapan Rakitannya Meledak Saat Ujian Praktik Sains |
|
|---|
| Fakta Anak Bunuh Ibu Kandung Sendiri, Dibakar Lalu Dimutilasi Perkara Kecanduan Judi Online |
|
|---|
| Janji Presiden Prabowo Ditagih Penyelesaian Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus |
|
|---|
| POLEMIK Mahasiswi Korban Pelecehan Jadi Tersangka ITE, Akhirnya Polres Pagar Alam Terbitkan SP3 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/brimob-maluku-tribunmedan.jpg)