Berita Viral

Fakta Tewasnya Siswa SMP di Maluku, Dipaksa Bripda MS Mengaku Balap Liar, Hidung Mulut Keluar Darah

Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa yang terjadi.

TRIBUN MEDAN/Tangkapan layar Instagram
OKNUM BRIMO ANIAYA SISWA : (Kiri) oknum Brimob Bripda MS yang Sebabkan Siswa SMP Meninggal yang dianiaya pakai helm. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bripda MS, oknum anggota Brimob yang menyebabkan siswa SMP meninggal dunia di Kota TUla, kini telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Tual tak lama setelah kejadian.

Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa yang terjadi.

Kapolda Maluku Dadang Hartanto, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada keluarga korban dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob di Kota Tual.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang siswa SMP berinisial AT (14) meninggal dunia dan satu korban lainnya masih menjalani perawatan medis.

SISWA DIANIAYA BRIMOB : Polri minta maaf terkait tindakan oknum Brimob aniaya siswa (Kiri). Potret AT siswa tewas ditangan brimob di Maluku
SISWA DIANIAYA BRIMOB : Polri minta maaf terkait tindakan oknum Brimob aniaya siswa (Kiri). Potret AT siswa tewas ditangan brimob di Maluku (TRIBUN MEDAN)

Permohonan maaf itu disampaikan Dadang dalam keterangannya pada Jumat (20/2/2026).

Ia menyebut insiden tersebut menjadi perhatian serius institusi dan berjanji akan menanganinya secara sungguh-sungguh.

“Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Musibah ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh,” ujarnya.

Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta publik mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum yang saat ini tengah berjalan.

Kasus ini mencuat setelah dugaan kekerasan yang dilakukan oknum anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku terhadap dua remaja kakak beradik di ruas Jalan RSUD Maren, Kota Tual. Saat kejadian, keduanya melintas menggunakan sepeda motor dan masih mengenakan seragam sekolah.

Kronologi Kejadian

OKNUM BRIMO ANIAYA SISWA : (Kiri) oknum Brimob Bripda MS yang Sebabkan Siswa SMP Meninggal yang dianiaya pakai helm.
OKNUM BRIMO ANIAYA SISWA : (Kiri) oknum Brimob Bripda MS yang Sebabkan Siswa SMP Meninggal yang dianiaya pakai helm. (TRIBUN MEDAN/Tangkapan layar Instagram)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban diduga dihentikan oleh terduga pelaku dan kemudian dipukul menggunakan helm hingga terjatuh dari sepeda motor.

Insiden tersebut berujung fatal bagi AT (14), yang meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Korban yang meninggal telah dimakamkan pada Kamis (19/2/2026).

Terduga pelaku, Bripda MS, telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Tual tak lama setelah kejadian.

Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa yang terjadi.

Sementara itu, ayah korban, Rijik Tawakal, meminta agar kasus tersebut diusut secara tuntas dan transparan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved