Berita Viral

SOSOK, Profil, dan Biodata Suster Ika yang Berhasil Selamatkan 13 Perempuan Korban TPPO

Sosok, profil, dan biodata Suster Ika, yang beranam lengkap Suster Fransiska Imakulata.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/Istimewa
Suster Ika 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok, profil, dan biodata Suster Ika, yang beranam lengkap Suster Fransiska Imakulata.

Ia merupakan Biarawati misionaris, anggota Kongregasi SSpS (Suster-Suster Misi Abdi Roh Kudus).

Ia juga aktif sebagai Ketua Tim Relawan Kemanusiaan untuk Flores (TRUK-F).

Suster Ika aktif mendampingi dan menyelamatkan korban perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada Januari 2026, ia berperan penting dalam menyelamatkan 13 perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban TPPO di Kabupaten Sikka, NTT.

Pada tahun 2021, ia turut mengadvokasi kasus perdagangan 17 anak di Sikka bersama Mabes Polri dan Komisi III DPR RI.

Ia dikenal sosok pemberani, peduli, dan konsisten dalam memperjuangkan hak-hak korban eksploitasi.

Suster Ika menggunakan pendekatan humanis dan advokatif, bekerja sama dengan aparat hukum, lembaga negara, serta jaringan relawan.

Hal ini pun menjadikannya sebagai figur penting dalam gerakan anti-perdagangan orang di Flores dan NTT.

Baca juga: SOSOK Biarawati Suster Ika Selamatkan 13 Perempuan Korban TPPO, Tak Gentar Lawan Pemilik Diskotek

13 WANITA - Foto penyelamatan warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat 23 Januari 2026. Para korban rencananya akan langsung dijemput oleh Gubernur Jawa Barat ke NTT.
13 WANITA - Foto penyelamatan warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat 23 Januari 2026. Para korban rencananya akan langsung dijemput oleh Gubernur Jawa Barat ke NTT. (TRIBUN MEDAN)

Kronologi Penyelamatan 13 Perempuan Korban TPPO

Sebanyak 13 perempuan asal Jawa Barat diduga menjadi korban tindak pida perdagangan orang (TPPO).

Ketiga belas perempuan yang masih muda-muda ini berada di dalam satu tempat penyekapan di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena diduga akan diperdagangkan oleh oknum tertentu.

Bahkan, mereka diduga mengalami kekerasan, pelecehan seksual, diancam dan dipaksa bekerja di luar kontrak di Pub Eltras yaitu tempat hiburan malam dan pusat keramaian yang cukup ikonik di Maumere, NTT.

Kini, kasus dugaan TPPO yang dialami 13 perempuan asal Jawa Barat ini telah ditangani Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi sudah berkoordinasi dengan biarawati katolik, Suster Ika, yang menjadi sosok penyelamat di kasus TPPO tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved