Keracunan Menu MBG

Lagi, 154 Siswa di Sidikalang Keracunan Menu MBG Seperti Peristiwa di Laguboti dan Kudus

Siswa tersebut memakan nasi MBG pukul 10.00-1100 WIB.  Banyak anak-anak mulai mengeluh sakit pada malam hingga hari ini. 

|
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Salomo Tarigan
Dok. Dinkes Toba
KERACUNAN MBG - Sejumlah pelajar alami keracunan usai menyantap menu MBG di SMP Negeri 1 Laguboti Rabu (15/10/2025). Pada Selasa (10/2/2026) kemarin, sebanyak 154 siswa SMK HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi Sumatera Utara mengalami keracunan usai menyantap meni MBG. Mereka dirawat di Rumah Sakit 

Ringkasan Berita:Ratusan Siswa SMK HKBP Sidikalang Keracunan MBG
 
  • Ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi Sumatera Utara diduga keracunan MBG
  • Lauk pada hari itu, ada ayam gulai, tahu goreng,selada, timun dan nasi putih.
  • seratusan siswa tersebut masih dirawat di rumah sakit.
  • Sementara Dapur MBG telah ditutup total.
  • Tim BGN Sumut akan bergerak tinjau lokasi

 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN -  Lagi, siswa keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kali ini, kejadiannya di Sidikalang.

Sebanyak 154 siswa  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi Sumatera Utara diduga keracunan MBG viral di Sosial Media.

Dari sejumlah foto yang beredar di sosial media, terlihat seratusan siswa itu sedang dirawat dan diinfus di rumah sakit.    

KERACUNAN MBG- Sebanyak 154 siswa Sekolah Menengah Kejuruan HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi Sumatera Utara dirawat di Rumah Sakit, Selasa (10/2/2026). Gejala keracunan muncul malam hari. Sebelumnya, mereka menyantap menu MBG.
KERACUNAN MBG- Sebanyak 154 siswa Sekolah Menengah Kejuruan HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi Sumatera Utara dirawat di Rumah Sakit, Selasa (10/2/2026). Gejala keracunan muncul malam hari. Sebelumnya, mereka menyantap menu MBG. (IST)

Menanggapi itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sumut T Agung Kurniawan membenarkan adanya seratusan siswa yang sedang dirawat di rumah sakit. 

"Jadi gini yang harus disampaikan ada  beberapa poin, yang pertama itu benar terjadi hal itu (siswa masuk rumah sakit)  tetapi  belum bisa  dikatakan disebabkan kontaminasi pangan," jelasnya Kepada Tribun Medan,Selasa (10/2/2026).

Hal itu dikarenakan, siswa tersebut memakan nasi MBG pukul 10.00-1100 WIB.  

Sementara banyak anak-anak mulai mengeluh sakit pada malam hingga hari ini. 

"Kejadiannya itu pada  Senin (9/2/2026) kemarin. Jadi pagi ke siang hari itu makan nasi MBG. Tapi siswa mulai kesakitan itu di malam hari. Kemudian, puncaknya pagi hari ini," jelasnya. 

Untuk itu,ia  belum bisa memastikan apakah itu penyebab penyakitnya dari MBG atau seperti apa.

"Sejauh ini juga hasil lab nya belum keluar.  Karena sampel makanan sudah dibawa ke Labkesda Sumut Medan," katanya.

Meski begitu, ia mengatakan lauk pada hari itu,  ada ayam gulai, tahu goreng,selada, timun dan nasi putih.

Sementara berdasarkan medisnya,  kontaminasi makanan itu terjadi 3-4 jam setelah makan.

"Meski begitu, kami turut prihatin dan tetap jadi fokus Tim BGN Sumut untuk ke sana besok. Kami minta maaf, apabila itu kejadian benar dari kami," jelasnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved