Berita Viral

LICIKNYA Oga Yunanda Usai Perkosa dan Bunuh Istrinya, Pura-Pura Punya Firasat Buruk Bicara ke Mertua

Oga Yunanda sempat membuat siasat licik setelah membunuh istrinya, Aulia Zakrike (19). 

TRIBUN MEDAN
TRAGEDI PENGANTIN BARU - Kolase korban Aulia Zakrike, 19 tahun (kiri) dan pelaku Oga Yunanda, 23 tahun (kanan). Motif Suami di Lebong Tega Bunuh Istrinya yang Sedang Mengandung, Sakit Hati. 

TRIBUN-MEDAN.com - Oga Yunanda sempat membuat siasat licik setelah membunuh istrinya, Aulia Zakrike (19). 

Ia berpura-pura memiliki firasat buruk dan menghubungi mertuanya. 

Oga yang awalnya mengaku mudik tiba-tiba pulang ke rumah dan mengikuti acara duka cita. 

Akting pelaku akhirnya terbongkar setelah polisi mengungkap rangkaian kejanggalan di balik kematian korban.

Diketahui, Aulia Zakrike (19), warga Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis ternyata tewas di tangan suaminya sendiri, Oga Yunanda (23), pada Kamis (6/2/2024) siang.

Dalam pengakuannya, Oga Yunanda menyebut aksi keji itu dilatarbelakangi rasa sakit hati setelah ajakannya berhubungan suami istri ditolak oleh korban.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis pagi (5/2/2026) sekitar pukul 07.40 WIB.

Pelaku mengaku sengaja mendatangi rumah korban dengan niat menemui istrinya dan melakukan hubungan badan.

Diketahui, rumah tangga keduanya sedang tidak harmonis dan sekitar satu bulan terakhir disebut telah pisah ranjang.

Pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang saat kondisi rumah sepi.

Saat itu, Aulia berada seorang diri di dalam kamar dan tengah bermain handphone. Pelaku kemudian menghampiri korban dan mengajak berhubungan badan.

"Masuk lewat pintu belakang rumah pak, kemudian langsung ke kamarnya,"ucap pelaku. 

Baca juga: TERNYATA Oga Yunandan Sempat Perkosa Istrinya Sebelum Gorok Hingga Tewas, Masuk dari Pintu Belakang

Baca juga: Rakerprov PBVSI Sumut Usung Kolaborasi Prestasi, Siapkan Kejurda hingga Bidik 3 Besar PON 2028

Baca juga: Tersinggung Diberi Hadiah Murah oleh Calon Suaminya, Wanita Ini Pilih Batalkan Pernikahan

Namun, ajakan tersebut ditolak. Korban bahkan sempat melakukan perlawanan dengan menendang pelaku.

Penolakan itu memicu emosi pelaku hingga akhirnya membekap korban menggunakan bajunya sendiri dan mencekik leher korban.

Meski korban mulai melemah akibat cekikan, pelaku mengaku masih diliputi hawa nafsu dan tetap memaksa melakukan hubungan badan terhadap korban.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved