Berita Viral

NASIB Penyidik Polsek Diduga Ketahuan Rekayasa BAP, Ubah Kasus Penganiayaan Jadi Narkoba

Kejadian tersebut terekam dalam video yang pertama kali diunggah oleh pria bernama Saukan Samallo di TikTok.

Tangkapan layar
REKAYASA - Beredar di media sosial video seorang pria yang menuding adanya perbuatan rekayasa kasus oleh penyidik Polsek Cilandak, Jakarta Selatan. Oknum tersebut kini mejalani pemeriksaan Propam. 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib seorang penyidik Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, yang diduga ketahuan melakukan rekayasa berita acara pemeriksaan (BAP) kini jalani pemeriksaan propam.

Aksi penyidik yang mengubah kasus dari dugaan penganiayaan menjadi keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Ia kemudian meminta berkas salah satu warga untuk disobek.

Sontak, aksinya menjadi sorotan publik hingga viral.

Kejadian tersebut terekam dalam video yang pertama kali diunggah oleh pria bernama Saukan Samallo di TikTok.

Baca juga: Polres Labuhanbatu Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Toba 2026, Wujudkan Pelayanan Prima

Videonya kemudian diunggah di akun Instagram @feedgramindo.

Dalam video tersebut, Saukan menunjukkan lembar BAP-nya dengan dua penyidik duduk di belakang meja.

Ia menuding salah satu penyidik di Polsek telah mengubah kasusnya dari dugaan penganiayaan menjadi keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba.

"Tapi kenapa di BAP saya terlampir barang-barang narkoba di BAP saya tadi?" kata perekam video sambil menyorot ke kertas BAP dan penyidik bergantian.

Baca juga: Wanita di Kisaran Barat Ditemukan Tewas, Diduga Dibunuh Suami Sendiri

Seorang penyidik kemudian meminta kertas BAP tersebut dan menawarkan untuk disobek.

"Sini kertas berkasnya, Pak," kata salah satu penyidik.

"Bukan, saya enggak bisa kayak begitu," tolak Saukan.

"Saya juga punya relasi ke Pak Kapolres lho. Enggak boleh kayak begitu," lanjutnya.

"Ya sudah berkas-berkasnya saya sobek, Pak. Bukan buat…" ujar penyidik melanjutkan.

Namun, penyidik tersebut tak melanjutkan kalimatnya karena dipotong oleh perekam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved