Berita Viral

AKHIRNYA Polisi Hentikan Kasus Guru SD Christiana Budiyati, Dilaporkan Gegara Nasihati Murid

Berakhir sudah kontroversi proses hukum terhadap guru sekolah dasar (SD) di Pamulang, Tangerang Selatan, Christiana Budiyati.

Editor: Juang Naibaho
IST
Guru sekolah dasar (SD) di Tangerang Selatan, Christiana Budiyati dilaporkan atas dugaan kekerasan verbal terhadap muridnya. (TribunTangerang.com/Dok pribadi Dino) 

TRIBUN-MEDAN.com - Berakhir sudah kontroversi proses hukum terhadap guru sekolah dasar (SD) di Pamulang, Tangerang Selatan, Christiana Budiyati atau Bu Budi.

Polisi menghentikan penyelidikan dugaan kasus kekerasan verbal yang menyeret Christiana.

Adapun Bu Budi dilaporkan oleh salah satu orangtua muridnya. Persoalannya cuma gara-gara menasihati muridnya.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan, penyelidikan tersebut dihentikan setelah polisi melakukan gelar perkara pada Kamis (29/1/2026).

"Penyidik Polres Tangerang Selatan memutuskan untuk menghentikan penyelidikan atas laporan tersebut," ujar AKBP Boy Jumalolo dalam keterangan resminya, Jumat (30/1/2026). 

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan pada 12 Desember 2025.

Setelah itu, polisi melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur pidana dalam laporan tersebut.

"Terkait perkara tersebut, penyidik Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan telah melakukan proses penyelidikan secara mendalam terhadap dugaan peristiwa yang dilaporkan," kata dia. 

Dari hasil penyelidikan tersebut, selanjutnya polisi melakukan gelar perkara. 

Berdasarkan hasil gelar perkara tersebut, penyidik menyimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya peristiwa pidana sebagaimana yang dilaporkan. 

Dengan hasil itu, polisi memutuskan untuk menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan kekerasan verbal yang dilakukan oleh Bu Budi.

Kronologi

Peristiwa tersebut bermula saat kegiatan lomba sekolah di mana saat itu seorang murid terjatuh ketika digendong temannya yang belum siap. 

Murid yang meminta digendong disebut tidak menolong temannya yang terjatuh dan meninggalkan lokasi bersama murid lainnya. 

Kejadian tersebut kemudian mendapat teguran dari Bu Budi selaku wali kelas. 

Teguran itu dipersepsikan oleh salah satu murid sebagai kemarahan di depan kelas, hingga berujung laporan ke Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Pendidikan, serta polisi. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved