Berita Nasional

Istana Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet, Singgung Jabatan Thomas Djiwandono

Menurutnya, perubahan yang terjadi saat ini hanya berkaitan dengan peralihan jabatan Thomas Djiwandono.

DOK. Humas Kemenpan-RB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/3/2025). (DOK. Humas Kemenpan-RB) 

TRIBUN-MEDAN.com - Istana Kepresidenan akhirnya buka suara terkait isu adanya reshuffle kabinet dengan memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak akan melakukannya dalam waktu dekat.

Penegasan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyusul perubahan posisi Thomas Djiwandono yang meninggalkan jabatan Wakil Menteri Keuangan setelah terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Menurutnya, perubahan yang terjadi saat ini hanya berkaitan dengan peralihan jabatan Thomas Djiwandono.

Baca juga: Baru Menjabat, Kapolsek Dolok Silau Bangun Sinergi Kunjungi Pangulu Nagori

Thomas, yang merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto, resmi meninggalkan kursi Wakil Menteri Keuangan setelah terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI.

“Tidak ada reshuffle. Jika yang dimaksud reshuffle karena adanya peralihan jabatan Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, itu memang benar,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, kekosongan jabatan Wamenkeu terjadi karena penugasan baru Thomas di Bank Indonesia, bukan karena evaluasi kabinet.

“Artinya ada jabatan Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan karena penugasan ke tempat lain,” imbuhnya.

Baca juga: Paspampres Dipermalukan Pers Inggris, Dianggap Sudah Sesuai Prosedur

Terkait sosok pengganti Thomas di posisi Wamenkeu, Prasetyo menyebut hingga kini belum ada keputusan. Proses pengangkatan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI pun disebut masih berjalan.

“Belum ada kandidat. Prosesnya kan belum sepenuhnya selesai. Jadi tunggu dulu,” tegas Prasetyo.

Meski demikian, isu reshuffle kabinet belakangan kembali menguat seiring perubahan posisi Thomas. Sejumlah nama menteri disebut-sebut berpotensi mengalami pergeseran jabatan.

Setidaknya tujuh pejabat yang santer dikabarkan masuk dalam radar reshuffle, yakni Menko PMK Pratikno, Menlu Sugiono, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai, serta Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Baca juga: Sosok Pengganti Wamenkeu, Nama-nama Calonnya Dikaji Prabowo, PSI tak Khawatir Kadernya Kena Resuffle

Di tengah isu tersebut, Presiden Prabowo disebut akan melantik sejumlah pejabat pada Rabu siang pukul 13.00 WIB, meski belum ada keterangan resmi terkait agenda tersebut.

Keponakan Prabowo Masuk Bursa Menlu

Sementara itu, keponakan Prabowo Subianto yang juga adik Thomas Djiwandono, Budisatrio Djiwandono, santer masuk bursa Menlu menggantikan Sugiono jika terkena reshuffle.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved