Berita Viral
BAYI Meninggal, Orang Tua Ditagih Rp37 Juta Karena Program UHC Medan Ditolak, Ini Kata RS Adam Malik
Kasus bayi satu tahun meninggal dunia setelah perawatan di RS Adam Malik dan dikenakan biaya pengobatan Rp 37,5 juta berbuntut panjang.
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus bayi satu tahun meninggal dunia setelah perawatan di RS Adam Malik dan dikenakan biaya pengobatan Rp 37,5 juta berbuntut panjang.
Video orang tua kecewa RS Adam Malik meminta Rp 37,5 juta setelah anaknya meninggal dunia.
Orang tua itu mengatakan bahwa pihak rumah sakit menolak pembayaran dengan BPJS karena sudah meninggal dunia.
"Sedih, anak meninggal tagihan rumah sakit sebesar Rp 37,5 juta," tulis narasi video itu.
Dalam narasi video itu juga dijelaskan mereka adalah warga Kecamatan Medan Helvetia.
"Menurut keterangan orangtua balita tersebut warga Helvetia, anak saya meninggal di rumah sakit Adam Malik Medan," Tulisan di unggahan itu.
Dikatakannya, pihak rumah sakit meminta mereka untuk melakukan pembayaran umum.
"Sementara kami sudah menyerahkan KK dan KTP sesuai program bapak gubernur. Anak saya UHC nya telah aktif. Namun rumah sakit Adam Malik Medan menolak karena alasan anak saya meninggal dunia," narasi dalam video itu.
Baca juga: Korban Banjir Tunggu Bantuan Uang Tunai, Kemensos Alokasikan Anggaran Rp 600 Miliar
Baca juga: Bagi Kopi Gratis, Kanit Gakkum Polres Simalungun Peduli Sopir: Jangan Ngantuk, Nyawa Berharga!
Baca juga: Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolres Tapanuli Tengah Kunjungi Satradar 103 Sibolga
Namun, orang tua pasien tersebut, dijelaskan dalam video itu tetap ditagih untuk membayar biaya perawatan sebesar Rp 37,5 juta
"Dengan sebesar utang kami di rumah sakit Rp 37,5 juta. Mereka menagih sementara kami belum ada uang sebesar itu," narasi dalam video tersebut.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal Lubis mengatakan, pihak Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Sumut sedang melakukan pengecekan ke rumah sakit.
"Ini sedang kita cek, pihak Yankes masih melakukan pengecekan. Nanti kita kabarkan setelah dapat informasi tersebut," jelasnya, Kepada Tribun Medan.
Sementara itu, Manajer Hukum & Humas RS Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak membenarkan adanya pasien yang meninggal tersebut.
Namun untuk masalah biaya perawatan capai Rp 37,5 juta ia tak memberikan penjelasan secara gamblang.
"Pasien bayi usia 1 tahun inisial ANZ benar dirawat di RS Adam Malik sejak 14 Januari 2026," ucapnya.
| Setelah Viral Akhirnya Polisi Terbitkan SP3 Kasus Mahasiswi Korban Pelecehan yang Jadi Tersangka ITE |
|
|---|
| KETIKA Jusuf Kalla Berikan Solusi Agar Polemik Ijazah Jokowi Tidak Berlarut-larut: Tunjukkan Saja! |
|
|---|
| JK Yakin Ijazah Milik Jokowi Asli, Maka Ia Sarankan Jokowi untuk Segera Perlihatkan Ijazahnya |
|
|---|
| BGN Dituding Hambur-hamburkan Uang, Pesan Motor Listrik Sebanyak 25.000 Seharga Rp42 Juta Per Unit |
|
|---|
| REKAM JEJAK Preman Kampung Yogi Palak Pesta Pernikahan, Berujung Ayah Pengantin Tewas Dianiaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Screenshoot-video-orangtua-terlihat-menangisi-anaknya-yang-telah-meninggal.jpg)