OTT KPK di Madiun

Rekam Jejak Maidi Wali Kota Madiun yang Terjaring OTT KPK, Mantan Guru Kini Berharta Rp 16, 9 M

Maidi merupakan mantan guru geografi di SMAN 1 Kota Madiun pada tahun 1989 hingga awal 2000-an.

TRIBUN MEDAN
OTT KPK - Sebelum menjadi Wali Kota Madiun, Maidi merupakan mantan guru geografi di SMAN 1 Kota Madiun pada tahun 1989 hingga awal 2000-an, kini terjaring OTT KPK 

TRIBUN-MEDAN.com - Rekam jejak Maidi Wali Kota Madiun yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT)  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jawa Timur, pada Senin (19/1/2026).

Penangkapan Maidi ini dibenarkan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

"Benar, hari ini Senin (19/1/2026), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur," kata Budi, dalam keterangannya, Senin, dikutip dari Kompas.com.

"Selanjutnya 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun," tambah dia, dilansir dar

Dalam operasi ini, tim KPK menyita barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

Budi menuturkan penangkapan Wali Kota Maidi ini terkait  dugaan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun.

Rekam Jejak Maidi

ATURAN LARANGAN PRASMANAN - Wali Kota Madiun, Maidi Melarang Hajatan Memakai Menu Makan Pramasnan Viral
ATURAN LARANGAN PRASMANAN - Wali Kota Madiun, Maidi Melarang Hajatan Memakai Menu Makan Pramasnan Viral (Kolase Pemkot Madiun)

Maidi merupakan pria kelahiran Magetan tahun 1961.

Diketahui sebelum menjadi Wali Kota, Maidi merupakan mantan guru geografi di SMAN 1 Kota Madiun pada tahun 1989 hingga awal 2000-an.

Kemudian, ia menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Madiun dan terus menanjak dalam kariernya.

Pada tahun yang sama, Maidi ditunjuk sebagai Kepala Tata Usaha Dinas Pendidikan, dan setahun kemudian menjadi Penjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun. 

Maidi melanjutkan kariernya sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah pada tahun 2005, dan setahun setelahnya kembali ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun.

Berkat prestasinya yang gemilang, pada tahun 2009 ia dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Madiun.

Setelah sembilan tahun menjabat, Maidi mencoba peruntungan dalam politik dengan maju pada pilkada 2018, di mana ia berhasil menang bersama Inda Raya.

Lima tahun kemudian, Maidi kembali maju sebagai calon wali kota Madiun dalam pilkada serentak 2024, kali ini berpasangan dengan pengusaha muda Bagus Panuntun.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved