Berita Nasional

LUHUT Pandjaitan Akhirnya Buka Suara soal Tudingan Ada Saham di Toba Pulp, Pernah Tolak Era Gus Dur

Luhut Binsar Pandjaitan secara tegas membantah memiliki saham perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT Indorayon itu.

DOK Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Muchlis Jr
LUHUT PANDJAITAN - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan. Luhut Binsar Pandjaitan secara tegas membantah memiliki saham perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT Indorayon itu. 

Ringkasan Berita:- Luhut geram karena tudingan tersebut datang dari kalangan pejabat tinggi negara. Ia menilai itu merupakan tuduhan tanpa data
Luhut juga membantah memiliki saham atau IUP nikel, termasuk di perusahaan nikel di Morowali.
Luhut mengklaim dirinya sudah menolak kehadiran TPL sejak menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag)

 

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya buka suara soal tudingan dirinya memiliki saham di PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Luhut Binsar Pandjaitan secara tegas membantah memiliki saham perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT Indorayon itu.

Luhut geram karena tudingan tersebut datang dari kalangan pejabat tinggi negara. Ia menilai itu merupakan tuduhan tanpa data.

"Kita yang pejabat-pejabat tinggi jangan asal ngomong juga, pakai data. Ada tidak datanya? Baru ngomong. Jangan asal tuduh. Tidak elok itu asal nuduh. Menurut saya kampungan itu," katanya dikutip dari unggahan Instagram @luhut.pandjaitan, Selasa (13/1/3026).

Baca juga: Big Match Proliga 2026 Pekan Ini di Medan, Bhayangkara Presisi vs LavAni, Megawati Ketemu Mantan

Luhut menantang pihak yang menuduhnya agar menunjukkan bukti.

Ia menegaskan hanya memiliki saham di perusahaan Toba Sejahtera yang ia dirikan sendiri.

Dia bilang, satu-satunya Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dimiliki adalah batu bara di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Di situ ada Kutai Energi satu-satunya yang punya IUP yang saya dapat 2003 atau 2004, IUP batu bara di Kutai Kertanegara. Itulah sampai hari ini milik saya," ujar Luhut.

Luhut juga membantah memiliki saham atau IUP nikel, termasuk di perusahaan nikel di Morowali.

Baca juga: Sosok Ronal Hasiholan Bakara, Asisten Pemulihan Aset Kejati Sumut yang Baru Ditunjuk Kejagung

"Saya punya saham katanya di sana. Tidak punya. Tunjukkan, bawa kemari," ucap Luhut.

Ia mengaku jengkel karena tuduhan ini menyangkut harga dirinya.

Sejak masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut memastikan tidak pernah ingin memiliki IUP nikel.

Pernah Tolak TPL Sejak Era Gus Dur

PT Toba Pulp Lestari merupakan satu dari sekian perusahaan yang beroperasi di Sumatera Utara yang diperiksa Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved