Berita Viral

BANTUAN Asing Berdatangan ke Aceh, Gubernur Mualem Sambut Semuanya: Kita Terima, Siapa Saja

Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menegaskan bakal menerima semua bantuan asing dari negara mana pun. 

Kompas.com
Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), usai memimpin rapat koordinasi penanganan darurat di Posko Kantor Gubernur Aceh, Jumat (5/12/2025) malam.(Kompas.com/Zuhri Noviandi) 

TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menegaskan bakal menerima semua bantuan asing dari negara mana pun. 

Sejumlah bantuan dari luar negeri mulai berdatangan ke Aceh. 

Provinsi Aceh masih mengalami kondisi lumpuh setelah 22 hari peristiwa bencana banjir dan longsor. 

Akses utama Medan-Aceh masih lumpuh. Jembatan masih putus lantaran diterjang banjir bandang.  

Bantuan terbaru datang dari perusahaan multinasional Upland Resources yang beroperasi di Indonesia, Malaysia, dan Inggris.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Senin (15/12/2025). Penyerahan dilakukan oleh CEO Upland Resources, Datuk Bolhassan Di.

“Alhamdulillah, PT kita Upland di UK, Indonesia, dan Malaysia berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp777 juta,” ujar Datuk Bolhassan Di, dikutip dari Kompas.com.

Dana bantuan tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan pokok bagi para korban banjir bandang, dengan melibatkan penyedia lokal di Aceh guna mempercepat distribusi dan mendukung perekonomian daerah.

Baca juga: PERJUANGAN Lansia Usy Tambunan Selamat Dari Banjir di Tukka, Kaki Tertimpa Tembok: Kupanggil Tuhan

Baca juga: Tak Kenal Lelah, Brimob Polda Sumut Sigap Bantu Warga Pulihkan Aktivitas Pascabencana di Taput

Baca juga: Tas dan Tawa Baru untuk Anak-anak Sibolga, Polri Pulihkan Luka Pascabencana

Gubernur Aceh memastikan seluruh bantuan akan disalurkan ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan dan terdampak paling parah akibat bencana.

Daerah prioritas penyaluran meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Takengon, Beutong, hingga Langsa.

"Ke mana yang membutuhkan. Yang urgent dan paling teruk (parah) ada beberapa kawasan, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Bireuen. Juga ke Takengon dan Beutong, serta Langsa," ungkap Mualem.

Ia menambahkan, Pemprov Aceh membuka lebar pintu bantuan dari siapapun.

"Pada prinsipnya, kita ini kemanusiaan. Siapa saja yang menolong kita, tetap ikhlas kita terima. Siapa saja, di mana saja," pungkasnya.

Bantuan dari Upland Resources ini menambah daftar pertolongan asing yang masuk ke Aceh.

Sebelumnya, Mualem juga telah menerima bantuan dari relawan asal  Malaysia berupa obat-obatan dan tenaga kesehatan dokter.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved