Berita Viral

SPEKULASI Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Apakah Sang Ayah Terlibat? Ini Jawaban Polisi

Kasus anak bunuh ibu kandung di Kota Medan masih menimbulkan tanda tanya di tengah-tengah masyarakat. 

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
ANAK DIDUGA BUNUH IBUNYA: Sebuah tragedi memilukan terjadi di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, ketika seorang bocah perempuan berusia 12 tahun nekat menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Rabu (10/12/2025) pagi. (istimewa) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus anak bunuh ibu kandung di Kota Medan masih menimbulkan tanda tanya di tengah-tengah masyarakat. 

Masyarakat belum puas dengan fakta polisi yang menyebut anak 12 tahun membacok ibunya sebanyak 20 kali saat tidur. 

Apalagi, pelaku SAS (12) masih kelas 6 SD. 

Publik mulai berspekulasi bahwa kasus melibatkan orang lain, yakni sang suami.  

Apakah benar suami dari korban Faizah Soraya terlibat pembunuhan? 

Saat dikonfirmasi Tribun Medan, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto mengatakan bahwa pihaknya masih proses sidik dan lidik terhadap pelaku yang masih dibawa umur.

"Masih proses sidik dan lidik agar maksimal," ucap AKBP Bayu Putro, Selasa (16/12/2025). 

Sementara itu, terkait dengan viral di media sosial, yang diduga suami korban, ikut dalam aksi pembunuhan tersebut, namun Kasat Reskrim Polrestabes Medan engga berkomentar dengan hal ini.

Dalam waktu dekat, Bayu mengungkap bahwa akan segera di rilis oleh Kapolrestabes Medan.

"Akan segera dilakukan release oleh pimpinan (Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak)," ujarnya.

Identitas pelaku pembunuhan ibu kandungnya, Faizah Soraya (42), semakin terkuak. 

Pelaku berinisial SAS ternyata masih berusia 12 tahun dan duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) di Kota Medan. 

Baca juga: MESKI Sudah Diperlihatkan Ijazah Asli Jokowi, Roy Suryo Cs Masih Tetap Ngotot Bilang Palsu

Baca juga: Tambah 10 CCTV, Pemudik Nataru Bisa Lihat Kondisi Lalu Lintas di 50 Titik Kota Siantar 24 Jam

Hal itu menyangkal infomasi yang beredar sebelumnya bahwa pelaku berstatus pelajar SMP.

Menurut keterangan warga setempat, keluarga korban telah lama tinggal di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, selama 20 tahun.

Pelaku SAS adalah anak kedua dari dua bersaudara, dengan kakaknya yang kini duduk di bangku SMA.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved