Berita Viral

PEMULIHAN Terkesan Lambat, Pemprov Aceh Minta Bantuan PBB, Bakal Terima Bantuan dari Lembaga Asing

Lebih dari 10 hari pascabanjir bandang dan longsor di Aceh, Presiden Prabowo Subianto belum juga menetapkan sebagai bencana nasional. 

Youtube/YouTube Mata Najwa
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, di tayangan YouTube Mata Najwa, Selasa. 

TRIBUN-MEDAN.com - Lebih dari 10 hari pascabanjir bandang dan longsor di Aceh, Presiden Prabowo Subianto belum juga menetapkan sebagai bencana nasional. 

Kondisi Aceh sudah dalam hancur dan porak-poranda. Lebih dari 300 orang tewas di Aceh. 

Ribuan rumah hancur akibat banjir bandang yang disertai kayu-kayu besar dari hutan. 

Melihat kondisi pemulihan yang lambat, Pemerintah Provinsi Aceh meminta bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Pemerintah Aceh meminta keterlibatan lembaga asing untuk mempercepat perbaikan di Aceh. 

Pemerintah Aceh mengingat masa lalu saat diterjang tsunami tahun 2004. 

Hampir seluruh negara membantu perbaikan Aceh.

Sejumlah sumbangan yang sangat besar dikucurkan ke Aceh. 

Kini Pemerintah Aceh meminta agar lembaga internasional seperti UNICEF, UNDP dan lembaga serupa agar dapat mengambil bagian dalam masa darurat ini.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Minggu (14/12/2025).

Saat ini, Pemerintah Aceh membuka ruang seluas-luasnya bagi keterlibatan lembaga kemanusiaan, baik lokal, nasional, dalam upaya pemulihan pascabencana di Aceh. 

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 77 lembaga dengan melibatkan 1.960 relawan telah terdaftar dan aktif membantu proses penanganan bencana.

Muhammad MTA, menyampaikan bahwa seluruh lembaga dan relawan tersebut tercatat secara resmi di Desk Relawan BNPB dan Posko Aceh. 

Baca juga: SELAMA 15 Hari Aceh Gelap Gulita, Ketua DPRK Desak Dirut PLN Darmawan Prasodjo Mundur Saja

Baca juga: Kapolri Dinilai Membangkang Atas Putusan MK Usai Terbitkan Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2025

Baca juga: HINGGA Pencarian Dihentikan, Kakak Beradik Tetap Cari Ibunya, Sudah 10 Hari, Kini Dibantu Tetangga

Mereka berasal dari berbagai organisasi nonpemerintah yang bergerak di bidang kemanusiaan, dengan jumlah partisipan yang diperkirakan masih akan terus bertambah seiring berjalannya proses pemulihan.

“Atas nama masyarakat Aceh dan para korban bencana, Gubernur Aceh menyampaikan terima kasih atas niat baik dan kontribusi seluruh lembaga serta relawan yang telah hadir membantu pemulihan Aceh,” ujar Muhammad MTA.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved