Berita Nasional
Profil Ardito Wijaya Bupati Lampung Tengah Kena OTT KPK, Dulu Pernah Tidur Nyenyak saat Rapat
Penangkapan terhadap Ardito baru 9 bulan menjabat tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto
TRIBUN-MEDAN.com - Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penangkapan terhadap Ardito baru 9 bulan menjabat tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
"Benar," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis mengenai penangkapan itu, Rabu (10/12/2025) malam, dilansir dari Tribunlampung.com.
Dugaan sementara, penangkapan ini berkaitan dengan tindak pidana korupsi berupa suap terkait pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).
Saat ini, para pihak yang diamankan sedang dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan.
Mereka dijadwalkan tiba pada Rabu malam untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam pasca-penangkapan untuk melakukan gelar perkara dan menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Lampung Tengah di Jakarta.
Kondisi Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, rumah dinas Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, tak terlihat ada aktivitas, Senin (8/12/2025) malam.
Hingga pukul 23.00 WIB, Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, belum merespons upaya konfirmasi yang dilayangkan Tribunlampung.co.id. Panggilan telepon tak direspons, dan pesan WhatsApp belum dibalas.
Seorang petugas pengamanan rumah dinas mengungkapkan, bahwa bupati belum pulang ke rumah dinas.
"Sejak sore tadi Bapak (Ardito Wijaya) belum kembali ke rumah dinas. Saat ini kondisi di dalam dalam keadaan kosong," katanya kepada Tribunlampung.co.id, Senin (8/12/2025) malam.
Sementara, Amran selaku warga di sekitar rumah dinas bupati, mengaku, tidak melihat ada aktivitas di Nuwo Balak selepas jam dinas selesai.
Dia pun mengaku hari ini tidak melihat kendaraan Bupati Lampung Tengah masuk atau terparkir di dalaman rumah dinas.
"Sepengetahuan saya hari ini saya tidak ada kegiatan bupati di Nuwo Balak, hari ini saya juga belum melihat Pak Bupati di rumah dinas," ujar dia.
| Alasan Kebijakan Pemerintah Tidak Menaikkan Harga BBM, Padahal di Negara Lain Sudah Mahal |
|
|---|
| Menteri ESDM Bahlil Lahadalia : Kalau BBM Naik, Harganya Tidak Terlalu Jauh |
|
|---|
| Catat Daftar Pejabat Dilarang WFH Setiap Jumat, Kini Anggaran Perjalan Dinas Dipangkas 70 Persen |
|
|---|
| Kritik Pengamat Tuding Prabowo Keterlaluan usai Ucap Belasungkawa TNI Gugur Lewat IG: Tidak Empati |
|
|---|
| Pelapor Ijazah Jokowi Sebut Tak Beri Ampun Roy Suryo dan Dokter Tifa: Saya Minta Ditahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BUPATI-LAMPUNG-TENGAH-Bupati-Lampung-tengah-Ardito-Wijaya-tidur-saat-rapat-dengar.jpg)