Berita Viral
PERJUANGAN Marni Panggabean Jalan Kaki Berjam-Jam Cari Bantuan: Aku Punya Anak Kembar, Butuh Susu
Marni Panggabean berjalan kaki dari Tapanuli Utara menuju Tapanuli Tengah untuk mencari bantuan sembako.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com - Marni Panggabean berjalan kaki dari Tapanuli Utara menuju Tapanuli Tengah untuk mencari bantuan sembako.
Marni nekat melakukan perjalanan panjang yang bahaya demi kebutuhan anak-anaknya.
Apalagi Marni memiliki anak kembar di posko pengungsian.
Saat diwawancarai Tribun Medan, Marni dengan tegas menyebut hal ini dilakukan demi anak kembarnya.
"Aku memiliki dua anak kembar, sangat membutuhkan susu," tutur Marni Panggabean sembari berlalu.
Tak banyak kata yang disampaikannya, ia benar-benar sangat butuh uluran tangan di tengah bencana yang sedang mereka alami.
"Aku dapat beras. Sampai kutinggalkan anak bayiku kembar," tuturnya.
Baca juga: PENYEBAB Semua Napi Lapas Aceh Tamiang Dilepas, Kini Tak Tahu Dimana, Menteri Agus: Kemanusiaan
Baca juga: JEMBATAN FRANCISKUS Penghubung Kecamatan Tukka dan Kota Pandan Masih Diperbaiki, Warga Menanti-Nanti
Ia terlihat menjinjing sejumlah sembako berbungkus plastik. Sepotong kayu yang berada di tangan kanannya menopang tubuhnya saat melalui jalanan berlumpur dan masih tertimbun material longsor.
Ia terlihat capek karena perjalanan panjang.
Kakinya dipenuhi lumpur dan ia mesti melepas sandal jepitnya karena takut terjatuh saat melintas di hutan yang jalannya menanjak dan menurun.
Hutan yang mereka lalui dipenuhi pohon karet atau yang sering mereka sebut hapea.
Tak hanya itu, semak belukar juga mereka lalui. Rumput jenis pakis dan memilki batang yang kecil dan tajam bisa saja menembus kaki karena mereka memilih tanpa alas kaki saat melintas.
Ia berjalan bersama rombongan pencari bantuan sembako dari berbagai dusun yang ada di Desa Nagatimbul, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapteng. Mereka mesti habiskan waktu sekitar 3 hingga 4 jam dari tempatnya masing-masing.
Sepanjang jalan, terlihat seratusan kaum ibu, bapak, bahkan anak-anak berbaris sambil membawa bantuan sembako yang baru saja didapatkan dari Desa Parsingkaman.
Hal sama juga disampaikan seorang remaja Andre Andika Simamora (17), warga Mompang, Desa Nagatimbul, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapteng.
| NOEL Bersikeras Tak Terlibat Peras Pengusaha Modus Sertifikat K3: Tak Ada Satu Pun Bukti |
|
|---|
| SOSOK Sulaiman Abidin, Ayah Selebgram Awkarin, Jenderal Bintang 1 TNI Angkatan Laut |
|
|---|
| UNGGAHAN Menohok Sherina Munaf Setelah Baskara Mahendra Tertangkap Kamera Bersama Wanita di Lombok |
|
|---|
| ALASAN Candra Aniaya Rekannya Hingga Tewas di Kebun Sawit, Ngaku Khawatir Diserang Duluan |
|
|---|
| DEDI MULYADI Copot Kepala Samsat Soekarno-Hatta Karena Pegawai Minta KTP ke Warga yang Bayar Pajak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-ibu-bernama-Marni-Panggabean-luapkan-kegetiran_1.jpg)