Berita Viral

PILU Korban Banjir di Tapteng, Ayu Hura dan Keluarganya Terpaksa Makan Durian Selama 4 Hari

Kisah pilu terus terdengar dalam bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah. 

TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
BENCANA ALAM - Kondisi di lorong 3 dan 4, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, hampir musnah tertimbun longsor, Sabtu (6/12/2025). Sebanyak 301 rumah rusak berat, dan 20 orang meninggal dunia. 

Sekitar pukul 09:00 WIB, tiba-tiba air datang dari perbukitan begitu besar sembari membawa kayu gelondongan dan batu-batu gunung berukuran besar.

Ia, dan anggota keluarganya pun langsung keluar ke wilayah yang aman untuk menyelamatkan diri.

Menurut Ayu, ia selamat karena sudah mengantisipasi akan terjadi banjir bandang.

Sebab, tiga hari sebelumnya sudah mendapat informasi.

Sedangkan di lorong 3 dan 4, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 20 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor.

Sebanyak 9 orang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Lalu 11 orang lagi belum ditemukan hingga saat ini.

"Airnya itu naik naik kemudian habis itu ambruk, air, kayu dan lumpur. 20 orang meninggal dunia."

Baca juga: UPDATE Jumlah Korban Tewas dan Hilang Pascabencana di Sumatera, Totalnya Sudah Mencapai 1.303 Jiwa

Baca juga: UPDATE Data BNPB, Jumlah Korban Bencana Sumatra 914 Jiwa, Sumut 329 Meninggal, Aceh 359, Sumbar 226

(cr25/Tribun-medan.com) 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved