Berita Viral

UPDATE Jumlah Korban Tewas dan Hilang Pascabencana di Sumatera, Totalnya Sudah Mencapai 1.303 Jiwa

BNPB terus mengoptimalkan operasi pencarian dan pertolongan dengan harapan angka korban hilang dapat ditekan seminimal mungkin.

Editor: AbdiTumanggor
Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo
PENCARIAN JENAZAH - Proses pencarian jasad yang tertimbun longsor di Desa Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara pada Jumat (5/12/2025) sore. (Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan update terbaru perkembangan korban bencana di Sumatera pada Sabtu (6/12/2025) petang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan dalam konferensi pers daring pukul 17.00 WIB bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) terus menimbulkan dampak serius.

Jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 914 jiwa.

Rinciannya, 359 jiwa di Aceh, 329 jiwa di Sumut, dan 226 jiwa di Sumbar.

Data sebelumnya pada Jumat (5/12/2025), tercatat 867 jiwa.

Angka ini mengalami peningkatan sebanyak 47 jiwa.

Sementara itu, jumlah korban hilang dilaporkan berkurang menjadi 389 jiwa.

Pada hari sebelumnya sebanyak 521 jiwa.

Penurunan korban hilang ini disebabkan oleh beberapa korban yang sebelumnya dilaporkan hilang kini telah ditemukan dalam kondisi selamat.

BNPB terus mengoptimalkan operasi pencarian dan pertolongan dengan harapan angka korban hilang dapat ditekan seminimal mungkin.

Baca juga: KISAH PILU Selvi Korban Banjir Longsor Tapteng, Jalan Berjam-Jam Cari Jasad Orangtua dan Anaknya

Baca juga: KORBAN Banjir dan Longsor di Sumut Jadi 318 Orang Tewas, 123 Masih Belum Ditemukan

Baca juga: INI Ciri Tactical Vest Pelat Balistik yang Digunakan Verrell Bramasta di Lokasi Bencana Jadi Sorotan

Abdul Muhari menegaskan bahwa data korban hilang bersifat dinamis dan akan terus diperbarui seiring berjalannya operasi SAR.

Selain itu, BNPB juga mencatat kerusakan fasilitas pendidikan akibat bencana ini, dengan total 326 fasilitas yang terdampak.

Pemerintah dan BNPB berkomitmen untuk terus memberikan bantuan dan mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengikuti update resmi dari BNPB melalui kanal resmi mereka.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved