Berita Viral

SOSOK Bupati Aceh Selatan Mirwan Pergi Umrah Setelah Nyerah Atasi Banjir, Nekat Meski Izin Ditolak

Warga Aceh Selatan kecewa dengan sang Bupati Mirwan MS. Sebab, dalam kondisi buruk korban banjir, Mirwan bersama keluarganya menjalani umrah. 

Serambinews
BUPATI UMRAH - Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS menjadi sorotan setelah diketahui bersama keluarga menjalani ibadah umrah saat rakyatnya menghadapi bencana banjir dan longsor. Keberangkatan Mirwan ke tanah suci itu dilakukan pada Senin (1/12/2025), atau dua hari setelah ia menandatangani surat resmi yang menyatakan ketidaksanggupan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan dalam menangani tanggap darurat banjir dan longsor yang melanda 11 kecamatan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Warga Aceh Selatan kecewa dengan sang Bupati Mirwan MS. Sebab, dalam kondisi buruk korban banjir, Mirwan bersama keluarganya menjalani umrah. 

Kondisi Aceh Selatan juga cukup parah. Aceh Selatan mengalami banjir dan longsor.   

Namun Mirwan berangkat umrah pada Senin (1/12/2025) atau dua hari setelah menyatakan tak sanggup menangani bencana banjir dan longsor di wilayahnya. 

Ada 11 kecamatan di Aceh Selatan yang mengalami bencana banjir dan longsor. 

Baca juga: INI RINCIAN 313 Korban Jiwa dan 163 Orang Hilang Bencana Banjir dan Longsor di 17 Daerah di Sumut

Baca juga: WARGA Aceh Tengah Kecewa Bantuan Logistik Belum Tiba, Banyak Bayi dan Ibu Hamil:Kirim Kain Kafan Aja

Baca juga: KISAH Misriani dan Suami Lumpuh Selamat dari Banjir, Tapi Kini Minum Air Hujan, Krisis Air Bersih

Keberangkatan Mirwan ke tanah suci itu dilakukan pada Senin (1/12/2025), atau dua hari setelah ia menandatangani surat resmi yang menyatakan ketidaksanggupan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan dalam menangani tanggap darurat banjir dan longsor yang melanda 11 kecamatan.

Di tengah derasnya kritik, Bupati Mirwan MS menyampaikan bahwa ia sudah meninjau kondisi banjir beberapa hari sebelum keberangkatannya dan menyebut situasi di lapangan sudah berangsur membaik.

Kabag Prokopim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan, Denny Herry Safputra, membantah Bupati Aceh Selatan dan istrinya meninggalkan rakyatnya.

Ia berdalih keberangkatan Bupati Aceh Selatan beserta istrinya itu dilakukan setelah melihat situasi dan kondisi di wilayahnya sudah stabil.

Indikator stabil itu berdasarkan debit air yang sudah surut di pemukiman warga di wilayah Bakongan Raya dan Trumon Raya.

“Narasi yang menyatakan bupati meninggalkan rakyatnya ketika bencana banjir melanda, kami sampaikan hal ini tidak tepat,” kata Denny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12/2025).

Sebelum berangkat umrah, kata Denny, Mirwan bersama sang istri telah mengunjungi beberapa lokasi terdampak seperti di wilayah Trumon Raya dan Bakongan Raya.

"Bahkan turun langsung dengan mengantarkan logistik ke wilayah terdampak dan memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah langsung tanpa kurang suatu apa pun,” ujarnya.

Baca juga: RS Siloam Medan Salurkan Bantuan Alkes untuk Korban Bencana di Sibolga, Akan Kirim Dokter dan Nakes

Baca juga: Rico Waas Perkuat BPBD Baru di Utara, Bentuk UPT di Wilayah Rawan Bencana

Selain itu, menurut Denny, beberapa titik pengungsian di Aceh Selatan, masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing, terutama wilayah terdampak Kecamatan Trumon Tengah dan Trumon Timur.

“Sehingga tidak ada lagi masyarakat wilayah Aceh Selatan yang berada di lokasi pengungsian,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan pada 24 November 2025 Bupati Aceh Selatan pernah mengajukan permohonan izin perjalanan luar negeri dengan alasan penting kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved