Berita Nasional
PAN Lindungi Zulkifli Hasan, Jabatan Menhut 2009 Tak Ada Hubungan Banjir Sumatera: Itu Fitnah
Nama Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, tiba-tiba diseret sebagai pihak yang bertanggung jawab atas rangkaian bencana tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, jagat media sosial kembali gaduh.
Nama Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, tiba-tiba diseret sebagai pihak yang bertanggung jawab atas rangkaian bencana tersebut.
Narasi liar itu menyebar cepat, memantik reaksi keras dari politisi PAN.
PAN: Tudingan Itu Tidak Masuk Akal dan Mengarah Fitnah
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Yohan, tampil memberikan klarifikasi tegas.
Ia menyebut tuduhan yang mengaitkan Zulkifli Hasan dengan bencana banjir 2025 sebagai sesuatu yang tidak berdasar, hoaks, bahkan mengarah pada fitnah yang sengaja dihembuskan.
Bencana yang terjadi pada 2025 dinilai mustahil dikaitkan dengan kebijakan Zulhas ketika menjabat Menteri Kehutanan pada 2009–2014, lebih dari satu dekade sebelumnya.
“Tudingan itu tidak berdasar, hoaks, bahkan mengarah fitnah.
Tidak relevan bahkan tidak masuk akal mengaitkan bencana banjir saat ini karena kebijakan beliau saat menjabat Menhut pada periode 2009–2014,” ujar Yohan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/2025).
Sebelumnya, beredar unggahan di media sosial yang menyudutkan Zulhas, termasuk potongan video dokumenter tahun 2013 berisi wawancara Harrison Ford dengan Zulhas tentang kerusakan hutan Indonesia.
Program 1 Miliar Pohon hingga Moratorium 64 Juta Hektare
Yohan juga mengungkap rekam jejak Zulkifli Hasan selama menjabat Menteri Kehutanan.
Menurutnya, pada tahun ketiga masa jabatannya, Zulhas meluncurkan program besar yang masih dikenal hingga kini: Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon, melibatkan masyarakat umum, korporasi, pemerintah daerah, hingga militer.
Tak hanya itu, Yohan menegaskan bahwa Zulhas juga menerbitkan moratorium izin pemanfaatan hutan, kebijakan yang mampu menyelamatkan lahan seluas 64 juta hektare di seluruh Indonesia.
Ia menambahkan, data menunjukkan laju deforestasi sebelum era Zulhas sekitar tahun 1996 hingga 2003 mencapai 3,5 juta hektare per tahun.
| Presiden Prabowo Siapkan Kejutan Tahun Depan, Sebut Indonesia Bangkit |
|
|---|
| Perusahaan Tambang Ketar-ketir, Prabowo Perintahkan Bahlil Basmi Tambang Ilegal, Abaikan Teman |
|
|---|
| Padahal Ditolak Purbaya, Alasan Kepala BGN Beli Motor Listrik MBG, Diskon dan Hemat Rp10 Juta/Unit |
|
|---|
| Menteri ESDM Bahlil Akui Stok Cadangan LPG Sempat di Level Krisis: Bikin Saya Pusing |
|
|---|
| Jawab Soal Isu Pemakzulan, Presiden Prabowo: Mekanismenya dengan Baik dan Damai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Harisson-Ford-dan-Zulkifli-Hasan.jpg)