Berita Viral
CURHAT Purbaya ke Jokowi Sebelum Jabat Menteri Keuangan: Pak Ini Ekonomi Mau Hancur Sebentar Lagi
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku meminta izin ke Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan.
TRIBUN-MEDAN.com - Purbaya Yudhi Sadewa mengaku meminta izin ke Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Purbaya bertemu dengan Jokowi setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.
Dia turut menceritakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia sedang tidak baik-baik saja bahkan di ambang kehancuran.
Namun, Purbaya mengaku takut untuk ikut turun membantu, lantaran masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan alias LPS.
Terlebih, Purbaya mengaku, belum kenal sepenuhnya dengan Presiden Prabowo Subianto.
Akan tetapi, berkat 'restu' dari Jokowi, Purbaya akhirnya memberanikan diri untuk menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia yang sedang terancam.
LPS merupakan lembaga independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2004 (yang kemudian diperbarui dengan UU Nomor 7 Tahun 2009). Adpaun tugas utama LPS di antaranya, menjamin simpanan nasabah perbankan, seperti tabungan, deposito, giro, dan bentuk simpanan lain sesuai ketentuan.
Kemudian, ikut aktif menjaga stabilitas sistem perbankan, misalnya dengan ikut menangani bank bermasalah bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Besaran simpanan yang dijamin LPS saat ini maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan syarat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan dan bank tempat menabung sehat.
Baca juga: SOSOK 5 Pelaku Penembakan Diplomat Zetro Purba di Peru, Anggota Geng Los Maleantes del Cono
Baca juga: MENKEU Purbaya Heran, Para Dirut Bank Himbara yang Akan Menyalurkan Dana Rp200 Triliun Malah Pusing
Baca juga: RINCIAN 5 Bank Himbara Terima Dana Rp 200 Triliun, Menkeu Purbaya: Dirut Pusing, Mau Salurkan Kemana
Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJakarta.com, pengakuan Purbaya menemui Jokowi itu disampaikannya saat menghadiri acara diskusi bertajuk Great Lecture dengan tema 'Transformasi Ekonomi Nasional: Pertumbuhan Inklusif Menuju 8 persen' yang diselenggarakan GREAT Institute di Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Mulanya, Purbaya menampilkan grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia periode Agustus 2006 hingga Agustus 2025. Purbaya kemudian mengaku pertumbuhan ekonomi yang suram saat ini sudah diprediksi dirinya sejak lama.
Di awal Februari 2025, Purbaya mengatakan ia mendatangi rumah Jokowi dan mengungkapkan prediksinya tersebut. Purbaya yang kala itu masih menjabat sebagai Ketua LPS, menjelaskan dirinya tak bisa berbuat banyak.
"Tinggal tunggu jatuhnya (ekonomi Indonesia), kalau tidak diperbaiki," ucap Purbaya.
"Waktu itu awal tahun saya mau kasih tahu takut, saya di LPS enggak boleh ngomong begini begitu, kalau sekarang saya di keuangan boleh lah, kalau LPS adanya di belakang,"
"Bulan Februari tahun ini, saya ke tempatnya Pak Jokowi, 'Pak Jokowi ini ekonomi mau hancur sebentar lagi',"
| SOSOK Guru MTs Tawarkan Tarif Jasa Seksual Lewat Kertas, Ngaku Kena HIV Bikin Warga Cemas |
|
|---|
| Pria yang Tawarkan Jasa Seksual Ternyata Seorang Guru MTs, Kini Nasibnya Dipecat |
|
|---|
| Viral Fenomena Langit Merah di Australia Barat, Siklon Tropis Narelle Jadi Penyebab |
|
|---|
| Pemuda BN Tewas Tubuh Dipenuhi 19 Anak Panah di Papua, Polisi Imbau Warga Tetap Tenang |
|
|---|
| Soso dan Penyebab 2 Mayat di Atas Masjid, Sampai Ada Belatung Ternyata Tewas Kena Setrum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KESEHARIAN-MENKEUsdsa.jpg)