Berita Viral

Inilah 2 Alasan Pelaku Pembunuh Keluarga Haji Sahroni, Sempat Kabur ke Jatim Balik Lagi ke Indramayu

Keduanya justru kembali ke Indramayu, tempat mereka akhirnya ditangkap dalam operasi senyap dini hari.

kolase TikTok Euis Juwita dan Tribun Cirebon
PEMBUNUHAN SATU KELUARGA: Potret satu keluarga di Indramayu yang tewas dibunuh (kiri). Akun medsos salah satu dari sekeluarga yang tewas dibunuh di Paoman Indramayu jadi sorotan. Menantu Sahroni, Euis terlihat sering pamer uang. 

TRIBUN-MEDAN.com - Setelah membunuh Haji Sahroni dan empat anggota keluarganya, dua pelaku berinisial R dan P sempat kabur lintas provinsi hingga ke Jawa Timur. 

Namun, pelarian mereka berakhir tragis karena kebingungan dan diduga mengalami tekanan mental.

Keduanya justru kembali ke Indramayu, tempat mereka akhirnya ditangkap dalam operasi senyap dini hari.

Upaya polisi meringkus dua terduga pelaku pembunuhan keluarga Haji Sahroni berlangsung dramatis, pada Senin dini hari (8/9/2025).

Saat diciduk di wilayah Kedokan Bunder, kedua terduga pelaku sempat melakukan perlawanan hingga memaksa petugas mengambil tindakan tegas.

SATU KELUARGA TEWAS - Proses pemakaman satu keluarga (KIRI). Foto Sahroni, Budi, Euis, 2 cucu (KIRI). Akhirnya terungkap cara sadis pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu. Haji Sahroni kabarnya sempat dibekap pakai sarung.
SATU KELUARGA TEWAS - Proses pemakaman satu keluarga (KIRI). Foto Sahroni, Budi, Euis, 2 cucu (KIRI). Akhirnya terungkap cara sadis pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu. Haji Sahroni kabarnya sempat dibekap pakai sarung. (TikTok)

Wilayah Kedokan Bunder adalah sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Setelah sempat melarikan diri lintas provinsi, mereka akhirnya kembali lagi ke Indramayu dan ditangkap polisi dalam operasi dini hari.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Mochamad Arwin Bachar mengungkapkan, kedua pelaku berinisial R dan P sempat kebingungan selama pelarian mereka.

Bukannya menemukan tempat aman, keduanya justru kembali lagi ke wilayah tempat kejadian perkara.

“Pelaku sempat kabur, jadi sempat kabur ke arah Jawa Tengah, namun kemudian kembali lagi ke Indramayu, karena mereka berdua tidak tahu harus berbuat apa dalam pelarian itu."

"Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali lagi ke Indramayu,” ujar Arwin saat diwawancarai media, Senin (8/9/2025) siang.

Menurutnya, rute pelarian mereka tidak main-main.

“Rute pelarian, sempat ke Jawa Tengah, ke Jawa Timur dan akhirnya kembali lagi ke Indramayu,” ucapnya.

Hubungan antara pelaku dan korban pun akhirnya terungkap. Meski tidak dekat, mereka ternyata pernah saling mengenal. 

"Hubungan antara pelaku dan korban itu hanya saling kenal dan juga pernah, kebetulan bekerja bersama dengan salah satu korban di salah satu bank,” jelas dia. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved