Berita Viral

SOSOK Endipat Wijaya, Anggota DPR RI Sindir Donasi Rp 10 Miliar ke Sumatera, Merasa Paling Hebat

Soal donasi Rp 10 Miliar yang viral, Endipat mengatakan pemerintah Indonesia pun sudah memberikan triliunan.

|
Kompas.com/Tangkapan Layar
SINDIR DONASI - Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya tengah menjadi sorotan lantaran sindir donasi warga Rp 10 miliar untuk korban bencana di Sumatera 

TRIBUN-MEDAN.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi 1 Endipat Wijaya menjadi sorotan usai menyindir soal sumbangan warga Rp 10 Miliar untuk bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra.

Endipat Wijaya menyebut warga yang berhasil donasi Rp 10 miliar dianggap merasa paling hebat.

Endipat Wijaya mengatakan hal tersebut dalam rapat bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, di ruang Komisi I DPR, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Soal donasi Rp 10 Miliar yang viral, Endipat mengatakan pemerintah Indonesia pun sudah memberikan triliunan.

Namun seolah tak dianggap bekerja.

Baca juga: DPR Tuduh Bahlil Bohong ke Presiden Prabowo, Sempat Lantang Bilang 97 Persen Listrik di Aceh Nyala

Endipat meminta agar Komdigi membantu menyebarkan informasi terkait kinerja Pemerintah Indonesia yang menurutnya telah banyak membantu korban bencana di Sumatra di mana tersebar di 3 provinsi yakni Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar) dan Aceh.

"Orang per orang cuma nyumbang Rp10 miliar, negara sudah triliun-triliunan ke Aceh. Jadi mohon yang kayak gitu jadi perhatian (Komdigi) sehingga ke depan tidak ada informasi yang seolah-olah negara tidak hadir di mana-mana," ujarnya mengutip YouTube TV Parlemen.

Politikus Partai Gerindra itu meminta agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperbarui penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang dilakukan pemerintah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca juga: Wanita Baru Melahirkan Syok, Ibu Mertua Minta Bayinya Diberi Ke Ipar yang Tak Punya Anak

Ia tidak ingin pemerintah justru kalah dengan sejumlah pihak yang merasa dirinya paling berjasa untuk wilayah bencana tersebut. 

"Jadi, kami mohon Ibu (Meutya Hafid), fokus nanti ke depan Komdigi ini mengerti dan tahu persis isu sensitif nasional, membantu pemerintah memberitahukan dan mengamplifikasi informasi-informasi itu, sehingga enggak kalah viral dibandingkan dengan teman-teman yang sekarang ini sok paling-paling di Aceh, di Sumatera, dan lain-lain itu, Bu," kata Endipat. 

Pihak-pihak yang merasa dirinya berjasa itu, nilai Endipat, kebanyakan hanya datang sekali atau dua kali ke Aceh. 

"Ada apa namanya, orang yang cuma datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh, padahal negara sudah hadir dari awal. Ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah enggak ada. Padahal pemerintah sudah bikin ratusan posko di sana," ujar Endipat.

Baca juga: Alasan Bobby Nasution Lempar Bantuan dari Helikopter di Tapteng: Takut Warga Kena Baling-baling

Profil dan Sepak Terjang Endipat Wijaya

Endipat Wijaya merupakan anggota DPR RI masa jabatan 2024–2029. 

Pria kelahiran 31 Mei 1984 ini merupakan politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved