Banjir Bandang Tapteng

Alasan Bobby Nasution Lempar Bantuan dari Helikopter di Tapteng: Takut Warga Kena Baling-baling

Mulanya Bobby dimintai keterangan oleh wartawan soal dirinya yang viral karena melempar bantuan dari helikopter. 

|
IST/Instagram Bobby Nasution - Kompas TV
BENCANA BANJIR - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution saat menjatuhkan satu kotak mie instan dari helikopter ke daerah terisolir karena banjir dan longsor di Tapanuli Tengah beberapa hari lalu. Ia pun menjawab kritik yang didapatkannya 

TRIBUN-MEDAN.com - Aksi Bobby Nasution yang melempar bantuan kepada korban banjir di Tapanuli Tengah Sumatera Utara dari atas helikopter ramai disorot. 

Bahkan banyak yang menghujat tingkah menantu Jokowi tersebut.  

Sebagai seorang Gubernur tak seharusnya Bobby Nasution menyalurkan bantuan dengan cara tersebut.

Pasalnya banyak yang menyalurkan bantuan melalui helikopter namun dengan memberikannya langsung kepada  masyarakat yang membutuhkan. 

Terkait ini, Bobby pun angkat bicara.

Mulanya Bobby dimintai keterangan oleh wartawan soal dirinya yang viral karena melempar bantuan dari helikopter

"Pak boleh diceritakan nggak pak terkait penurunan logistik dari atas untuk warga itu, banyak yang mempermasalahkan itu," tanya wartawan, Senin (8/12/2025). 

"Karena kondisi lapangan, kan kalau jalur darat enggak pernah dilempar-lempar, karena apa, karena bisa disalurkan langsung," jawab Bobby.  

"Yang dari udara nggak mungkin kita paksa angkatan udara ngebantu masyarakat habis itu rame-rame kena baling-baling helikopter," sambungnya. 

Bobby mengkhawatirkan keamanan masyarakat yang takut terkena baling-baling helikopter

"Karena baling-baling bukan cuma di atas, ada juga di belakang di buntut, boleh dilihat langsung, masyarakat itu begitu melihat ada bantuan langsung mendekat, begitu kita makin turun disampaikan oleh Pak Danlanud ada tidak yang bisa memastikan masyarakat tidak terkena baling-baling," pungkasnya. 

Di sisi lain, Bobby menegaskan penyaluran bantuan tersebut terpaksa dilakukan karena daerah yang dikunjungi terisolasi dan tidak memiliki akses jalan akibat tertutup material longsor.

"Tadi sudah disampaikan daerah terisolir itu, artinya tidak bisa terjangkau. Kalau misalnya tidak bisa dijangkau, berarti kan ada bantuan dari udara. Untuk apa helikopter yang diberikan dari pemerintah pusat, dari Polri, dari TNI, tujuannya mempercepat bantuan," ungkapnya saat konferensi pers di Posko Tanggap Bencana di Jalan AH Nasution, Medan, Minggu (7/12/2025) malam, melansir dari Kompas.com.

Bobby menambahkan, video yang beredar telah diedit, sehingga mengubah konteks dari bantuan yang dijatuhkan.

"Walaupun diedit-edit, ya yang saya drop itu Indomie, tiba-tiba keluarnya jadi beras. Ini agak-agak aneh," jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved