Selasa, 7 Juli 2026

Berita Medan

Viral 2 Pria Mengatasnamakan RT Lakukan Pungli ke Pedagang Pakaian, Minta Uang Perbaikan Lampu Jalan

Kedua pria tersebut mengutip uang dan melakukan pengancaman kepada pemilik toko baju dan tas yang berada di kawasan pinggiran jalan Besar Tembung.

Tayang:
IST
PUNGLI- Dua orang pria melakukan pungutan liar dengan mengatasnamakan dari RT 09, salah satu pria mengutip uang kepada pemilik toko mengambil uang untuk perbaikan lampu jalan umum di kawasan Jalan Besar Tembung, Senin (6/7/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Viral di media sosial Instagram aksi dua orang pria mengaku mengatasnamakan dari Rukun Tetangga (RT) 09, dengan mengutip uang pembangunan jalan dan perbaikan lampu jalan umum, pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kedua pria tersebut mengutip uang dan melakukan pengancaman kepada pemilik toko baju dan tas yang berada di kawasan pinggiran jalan Besar Tembung.

Hal itu dibenarkan oleh korban, Sity Kholijah Sipahutar (34), ia mengatakan bahwa persoalan pungutan liar yang mengatasnamakan RT 09 itu sudah berdamai.

Dimana kedua pria bersangkutan tersebut di dampingi oleh Kepala Dusun XI, Desa Bandar Klippa, mendatanginya untuk meminta maaf, pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Terkait yang masalah soal pungli semalam yang bersangkutan dengan aparatur desa, sudah meminta maaf kepada saya. Dan itu memang pungli liar dan keduanya mengaku salah dan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Nah jadi, masalahnya sudah clear dan sudah selesai," ucap Sity Kholijah Sipahutar saat ditemui Tribun Medan dilokasi, Senin (6/7/2026).

Menurut sity, kedua pria yang mendatanginya bukanlah merupakan bagian Desa Bandar Klippa untuk meminta sejumlah uang pembangunan jalan dan perbaikan lampu jalan umum.

"Tapi pada saat mereka ke sini, dia (pungli) mengaku memang dia itu petugas dari desa, RT," lanjutnya.

Lebih lanjut, Sity menjelaskan bahwa penghasilan penjualan baju dan tas miliknya yang tidak seberapa ini, ia terpaksa memberikan uang senilai Rp 50 ribu kepada kedua pria tersebut.

Sity Kholijah Sipahutar mengaku selama kurang lebih 12 tahun tinggal di kawasan Jalan Besar Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, merasa terkejut dengan adanya pengutipan untuk perbaikan lampu jalan umum. Sementara itu, dirinya biasanya diminta kutipan uang untuk memeriahkan 17 Agustus.

"Makanya saya semalam itu kaget. Biasanya, kalau pun kutipan untuk 17 Agustus. wajarlah itupun partisipasi seikhlas hati. Mau berapa aja kita kasih, boleh. Tidak ada paksaan," ungkapnya.

Sementara itu, kedua pria yang mengatasnamakan RT 09 ini sempat melakukan pengancaman kepada dirinya.

"Dia mengeluarkan kata-kata yang mengarah ancaman. Makanya saya kasih dan kebetulan juga ada pelanggan saya yang sedang belanja, supaya cepat dia pergi," lanjutnya.

Sementara itu, Tika (24) pedagang lainnya membenarkan bahwa dirinya juga mendapat pungutan liar dari kedua pria yang mengatasnamakan dari RT 09. 

Namun kedua pria tersebut hanya meninggal amplop berwarna putih kosong kepadanya dan akan kembali lagi jika amplop tersebut sudah diisikan uang.

"Iya dikasih juga. Katanya besok lagi aku kembali ya. Kakak isi aja nanti. Katanya gitu, aku belum ngasih, masih nanya pedagang lain. Cuma katanya gini, "ini ya Kak, amplop nanti kakak baca terus kakak kasih seikhlasnya." tuturnya.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 02:00 WIB
Portugal
Portugal
VS
Spain
Spanyol
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 07:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Belgium
Belgia
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 23:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Egypt
Mesir
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved