Medan Terkini
Sumut Batal Jadi Tuan Rumah Piala Presiden, Kadispora Sebut Masih Ada Friendly Macth di November
Provinsi Sumatera Utara dipastikan batal menjadi tuan rumah Turnamen Piala Presiden 2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Provinsi Sumatera Utara dipastikan batal menjadi tuan rumah Turnamen Piala Presiden 2026. Padahal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menyiapkan tiga stadion yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan ajang pramusim bergengsi tersebut.
Tiga stadion yang telah dipersiapkan yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Mini Dispora Sumut, dan Stadion Madya II Sumatera Utara. Seluruh fasilitas tersebut telah disiapkan oleh Pemprov Sumut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut sebagai bentuk dukungan terhadap rencana penyelenggaraan turnamen yang diikuti delapan klub dari kompetisi Super League dan Championship.
Namun, setelah melalui keputusan panitia pelaksana bersama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), pelaksanaan Piala Presiden 2026 akhirnya dipusatkan di Bandung dan Surabaya. Dengan keputusan tersebut, Sumatera Utara tidak lagi menjadi salah satu daerah penyelenggara.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut, M. Mafullah Daulay, mengatakan keputusan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan PSSI dan panitia penyelenggara. Menurutnya, batalnya Sumut menjadi tuan rumah bukan karena ketidaksiapan.
"Yang pertama, kemarin dari Exco PSSI menyampaikan bahwa Sumatera Utara memiliki potensi yang harus kita sadari. Tetapi keputusan itu ada di pusat. Tentu banyak pihak yang berkepentingan. Seperti yang kita dengar, akhirnya diputuskan di Bandung dan Surabaya," ujar Mafullah kepada Tribun Medan.
Pria yang akrab disapa Ipunk itu menegaskan, dari sisi kesiapan, Sumatera Utara justru berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menggelar pertandingan Piala Presiden.
"Bukan berarti Sumatera Utara tidak siap. Kita sangat siap. Baik dari sisi stadion, sarana pendukung maupun kepanitiaan. Jadi keputusan tersebut murni merupakan keputusan PSSI dan panitia pelaksana," katanya.
Meski demikian, Mafullah mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk tetap bangga terhadap perkembangan infrastruktur olahraga yang kini dimiliki provinsi tersebut. Menurutnya, kegagalan menjadi tuan rumah Piala Presiden tidak mengurangi kualitas fasilitas olahraga yang telah dibangun.
"Saya mengimbau seluruh masyarakat Sumatera Utara agar tetap bangga dengan kondisi sarana dan prasarana olahraga yang kita miliki sekarang. Soal keputusan menjadi tuan rumah, itu sepenuhnya merupakan kewenangan PSSI. Yang terpenting, fasilitas kita sudah siap dan sudah terbukti mampu digunakan untuk berbagai event nasional maupun internasional," ujarnya.
Ia mencontohkan, Sumatera Utara sebelumnya sukses menjadi tuan rumah berbagai agenda sepak bola, termasuk pertandingan internasional AFF U-19 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa daerah ini memiliki kapasitas dalam menyelenggarakan event berskala besar.
"Kita sudah pernah melaksanakan event AFF dengan baik, sebelumnya juga ada berbagai kegiatan olahraga lainnya. Jadi sebenarnya Sumatera Utara sudah menunjukkan kemampuannya sebagai tuan rumah. Mudah-mudahan ke depan ada pemerataan penyelenggaraan event nasional sehingga Sumatera Utara kembali mendapat kesempatan," ucapnya.
Mafullah juga mengungkapkan bahwa masih banyak agenda olahraga yang akan digelar di Sumatera Utara dalam waktu dekat. Salah satunya adalah pertandingan persahabatan (friendly match) Timnas Indonesia yang telah masuk dalam agenda penyelenggaraan pada November mendatang. Hanya saja, Ipunk tak menjelaskan lebih detail event tersebut.
"Kita sudah memiliki agenda lain. Pada November nanti juga ada rencana friendly match. Jadi masih banyak event yang akan kita laksanakan di Sumatera Utara," katanya.
Di sisi lain, ia memastikan batalnya Piala Presiden tidak akan membuat stadion-stadion yang telah dipersiapkan menjadi terbengkalai. Pemprov Sumut akan tetap melakukan perawatan seluruh fasilitas olahraga agar selalu dalam kondisi terbaik.
"Meskipun batal menjadi tuan rumah, stadion tetap akan kita rawat. Fasilitas ini tetap menjadi aset daerah dan akan terus dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga," jelasnya.
Piala Presiden
| Pasutri di Medan Produksi Pil Ekstasi Campur Bedak Bayi, Hasilnya Dijual ke Tempat Hiburan Malam |
|
|---|
| Modal Belajar di Internet dan Belanja Online, Pasutri di Medan Produksi Ekstasi selama 2 Tahun |
|
|---|
| Pasutri di Medan Ditangkap Polisi Produksi Ekstasi Rumahan Campur Bedak Bayi |
|
|---|
| Polsek Medan Area Buru Dua Pelaku Curanmor yang Beraksi di Parkiran Penginapan |
|
|---|
| 96 Kota Berkumpul di Medan, Perputaran Ekonomi Rakernas APEKSI XVIII Diproyeksi Rp 72 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PIALA-AFF-U19-Suasana-Stadion-Utama-Sumatra-Utara-Sabtu-2542026.jpg)