Selasa, 30 Juni 2026

Berita Viral

GADIS Muda Nyaris Dirudapaksa Ojek Online di Hamparan Perak, Geger Dikira Korban Begal, HP Raib

Korban yang diketahui berinisial B (20), hampir dirudapaksa oleh driver ojek online tersebut ketika diturunkan di tempat sepi dan gelap

Tayang:
IST
KORBAN BEGAL- B (20) mendapatkan pertolongan warga Gang Amal, Desa Klumpang Kampung, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Korban diduga menjadi percobaan asusila dan perampasan handphone. Selasa (30/6/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang gadis muda nyaris menjadi korban asusila saat menaiki ojek online yang sempat buat geger warga di wilayah Desa Klumpang Kebun, Pasar 4, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. 

Korban yang diketahui berinisial B (20), hampir dirudapaksa oleh driver ojek online tersebut ketika diturunkan di tempat sepi dan gelap area perkebunan.

Namun, korban berhasil melarikan diri. Hanya saja handphonenya raib dibawa pelaku.

Awalnya, sebuah video yang beredar luas di media sosial Facebook tentang aksi pembegalan di wilayah Desa Klumpang Kebun, Pasar 4, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. 

Ternyata, insiden tersebut bukanlah aksi begal melainkan dugaan percobaan asusila dan perampasan handphone.

Baca juga: KECELAKAAN Bus di Jalinsum Air Batu Asahan Hantam Doorsmeer, Berikut Nama-nama 9 Korban

Hal ini diungkapkan oleh Syahrul, warga Dusun V Gang Amal, Desa Klumpang Kampung, yang sempat bertemu dengan seorang wanita hampir menjadi korban dugaan percobaan asusila.

"Bukan begal, dia (korban) pesan Grab dari Kapten Muslim Medan. Mau ke Marelan, di blusukan ke tebu-tebuan, mau diperkosa, handphonenya diambil. Syukur bisa kabur," ujar Syahrul, mantan Kepala Dusun V Gang Amal Klumpang, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (30/6/2026).

Syahrul menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan Lintas Klumpang Kebun Pasar 4, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, tepatnya areal perkebunan tebu, pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
 
Korban yang diketahui berinisial B (20) menceritakan bahwa dirinya memesan jasa Grab Online untuk menuju ke rumah temannya di daerah Marelan. 

Baca juga: Luke Vickery dan Mitchell Baker Disahkan Status WNI Oleh DPR, Potensi Tampil di Piala AFF 2026

Namun, setibanya di areal perkebunan tebu yang sepi dan gelap, korban justru diturunkan paksa oleh pengemudi Grab tersebut.

Terduga pelaku kemudian berupaya memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. 

Beruntung, korban masih memiliki kesempatan untuk melarikan diri dan berlari menyelamatkan diri ke pemukiman warga terdekat. 

Namun, dalam kepanikan tersebut, satu buah handphone miliknya berhasil diambil oleh pelaku.

"Korban saat ini mengalami trauma dan sudah dikembalikan ke pihak keluarganya oleh warga setempat," tambah Syahrul.

Baca juga: Rico Waas Ajak Pemuda Jadi Agen Perubahan, Dialog Bareng Peserta Youth City Changers di Tengah Hujan

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, Ipda Revalino Peranginangin, mengaku belum menerima laporan resmi terkait insiden tersebut. 

"Saat ini belum ada laporan dari korban, kita belum tahu dia (korban) itu apakah korban pembegalan atau percobaan asusila," ujar Ipda Revalino Peranginangin.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 00:00 WIB
Brazil
Brasil
2 - 1
Japan
Jepang
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 03:30 WIB
Germany
Jerman
1 - 1
Paraguay
Paraguay
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 08:00 WIB
Netherlands
Belanda
1 - 1
Morocco
Maroko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved