Medan Terkini
Kenaikan Harga Plastik Ganggu UMKM, Pembulatan Harga Dinilai Picu Inflasi
Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai memberi tekanan pada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Randy P.F Hutagaol
Hal serupa juga disampaikan Rial (57), pedagang buah yang telah berjualan sekitar 20 tahun. Ia mengungkapkan harga plastik naik cukup signifikan dari kisaran Rp30 ribu menjadi Rp50 ribuan per kilogram.
“Rata-rata naik. Dari harga Rp30 ribu sekarang jadi Rp50 ribuan sekilonya,” ujar Rial.
Dalam aktivitas sehari-hari, Rial mengaku penggunaan plastik bisa mencapai hampir seperempat kilogram per hari, bahkan lebih. Kenaikan harga ini telah dirasakannya sejak hampir sebulan terakhir pasca Lebaran.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, ia terpaksa menaikkan harga jual buah, meski dilakukan secara bertahap agar tidak memberatkan pelanggan.
“Buahnya naik sedikitlah, biar tetap dapat untung. Kalau harga tetap, nggak bisa nutup biaya,” katanya.
Meski demikian, Rial tetap berhati-hati dalam menentukan harga agar tidak kehilangan pelanggan. Ia juga menilai sulit mengandalkan solusi seperti meminta pembeli membawa wadah sendiri.
“Yang penting naik dikit saja, jangan sampai pelanggan lari,” pungkasnya.
Gunawan menambahkan, dampak kenaikan harga plastik terhadap harga jual produk di level produsen memang berbeda-beda.
Industri seperti produsen minyak goreng dan air minum dalam kemasan akan merasakan dampak lebih besar karena ketergantungan tinggi terhadap bahan plastik.
Selain itu, sektor akomodasi makanan dan minuman juga menjadi salah satu yang paling terdampak.
Ia mengingatkan pentingnya perhatian dari berbagai pihak agar fenomena ini tidak berkembang menjadi tekanan inflasi yang lebih luas dan membebani masyarakat.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Kadisdikbud Medan Ngaku Baru Tahu Pelajar Lewati Pipa Besi dan Jalur Berbahaya di Atas Sungai |
|
|---|
| Hadir di Retret Magelang, Ketua DPRD Sumut Harap Bisa Implementasikan ke Masyarakat |
|
|---|
| Pelajar di Medan Nekat Seberangi Sungai Lewat Pipa Setinggi Belasan Meter Demi Sekolah |
|
|---|
| Remaja 16 Tahun yang Hanyut di Sungai Belawan Medan Tuntungan Ditemukan Tewas Usai 3 Hari Pencarian |
|
|---|
| Jaksa yang Todongkan Senpi ke Sekuriti di Medan Ternyata Anak Eks Kepala BNN Mandailing Natal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-pedagang-kaki-lima-menyiapkan-dagangan-menggunakan-plastik-kemasan-111.jpg)