Berita Medan

Tawuran Berujung Penjarahan di Sicanang, Dua Rumah Warga Jadi Sasaran

Tak hanya itu, tawuran tersebut juga merusak dua unit rumah serta penjarahan barang barang yang ada di dalam rumah.

TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
DIRUSAK- Judiana Lumbantoruan menunjukkan rumah miliknya yang rusak oleh segerombolan pemuda Pulau Ambon yang menyerang dan menjarah sepeda motor milik di Jalan Sicanang, Gang Bersama, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Belawan, Senin (6/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, BELAWAN- Aksi tawuran antar dua kelompok kembali pecah di Jalan Sicanang, Gang Bersama, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Belawan, pada Sabtu (4/4/2026) dini hari.

Tak hanya itu, tawuran tersebut juga merusak dua unit rumah serta penjarahan barang barang yang ada di dalam rumah.

Menurut Judiana Lumbantoruan (32), yang menjadi korban dari pengerusakan dan penjarahan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda yang membuat keributan sekitar pukul 03.00 WIB.

Dimana sekelompok pemuda merupakan dari Pulau Ambon menantang untuk tawuran dengan pemuda Gang Bersama.

Mereka pun datang dengan membawa alat senjata tajam berupa klewang, batu, botol dan diduga senjata api rakitan.

Keduanya pun saling bentrok, hingga saling lempar-lemparan membuat warga sekitar ketakutan. 

Batu yang mereka lempar tersebut menyasar ke rumah warga.

Kerusakan terlihat di atap rumah, batu besar dan kecil berada di seng rumah warga.

Sementara itu, pemuda gang bersama meminta pertolongan untuk bersembunyi didalam rumah miliknya.

"Jadi saya bukakan pintu rumah, karena pemuda disini di klewang sama segerombolan pemuda Pulau Ambon, ternyata mereka mengejar dan segera mengunci rumah," ucap Judiana Lumbantoruan saat ditemui Tribun Medan dikediamannya, Senin (6/4/2026).

Tak hanya itu, mereka juga mencoba mendobrak pintu rumah dan akhirnya mereka menggunakan diduga senjata api rakitan.

"Mereka menembak ke arah jendela rumah, saya langsung ditarik sama suami ke dalam kamar tidur," lanjutnya.

Setelah pintu rumah Judiana didobrak dengan paksa, mereka masuk dan mengambil sepeda motor Honda miliknya.

"Kebetulan ada tiga kereta didalam rumah, hanya satu  sepeda motor Honda Supra x 125 yang tidak dikunci," ujarnya.

Judiana pun tidak mengetahui secara pasti apa penyebab dari tawuran dan penjarahan yang dilakukan oleh pemuda Pulau Ambon.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved