Berita Medan
Satpol PP Medan Siaga 24 Jam, Tertibkan PKL Kawasan Lapangan Merdeka, Warga Harap Lebih Humanis
Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kota yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan tetap kerja menjaga ketenteraman dan ketertiban umum dengan memberikan pelayanan selama 24 jam penuh.
Hal itu untuk memberi rasa amn dan ketertiban di hari besar Idul Fitri 2026
Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kota yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Satpol PP Kota Medan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aduan.
"Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui kegiatan pengawasan dan penertiban rutin di berbagai wilayah," kata Kasatpol PP, Yunus, Rabu (18/3/2026).
Personel Satpol PP Kota Medan melaksanakan patroli sekaligus penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Lapangan Merdeka dan seputaran Kesawan.
Penertiban dilakukan karena sejumlah PKL memanfaatkan fasilitas umum yang dinilai mengganggu ketertiban serta kelancaran aktivitas masyarakat.
Selain penertiban, petugas juga melakukan patroli di sejumlah titik di Kota Medan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Di sisi lain, dalam rangka mendukung kelancaran perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Satpol PP Kota Medan juga menempatkan personel di 14 Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan).
"Penempatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama momentum Hari Raya, sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," kata M Yunus.
Personel Satpol PP akan bersinergi dengan TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya dalam melakukan pengawasan dan pengamanan di lapangan.
Adapun 14 titik Pos Pam dan Pos Yan tersebut, antara lain Pos Pam Angsapura, Medan Mall, SPBU Simpang Cemara, Pos Pam Terpadu Lapangan Merdeka, Carrefour, Bandar Kupi, Indogrosir, Underpass Titi Kuning, Jembatan Kampung Lalang, Megapark, Simpang Selayang, Pos Yan Bandar Deli Belawan, Simpang Buaya, dan Marelan.
Sementara itu, sejumlah warga menyambut baik langkah penertiban yang dilakukan Satpol PP.
Namun, mereka berharap penataan PKL ke depan dapat dilakukan lebih rapi dan manusiawi.
“Penertiban memang perlu supaya kota tertib, apalagi di kawasan Kesawan yang jadi pusat aktivitas. Tapi kami berharap ada solusi juga, misalnya penataan tempat berjualan yang lebih teratur,” ujar Iman (34), warga Medan.
| Penjaga Malam Dibacok Geng Motor Usai Kejar Pelaku Perampasan Tas, Kini Dirawat di RS Eshmun |
|
|---|
| Gowes ke Kantor, Rico Waas Beri Pesan Surat Edaran Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN |
|
|---|
| Kepala Disnaker Medan: 110 Ribu Pencari Kerja Dalam Setahun, Mahasiswa Disiapkan Sejak Dini |
|
|---|
| Cerita Lidya, Agen Lion Parcel di Medan, Tumbuh Berkat Tren Bisnis Fesyen |
|
|---|
| 25 Ruas Jalan Utama Medan Ditarget Tanpa Kabel Semrawut, Rico Waas Ingin Kota Tertata dan Estetik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Personel-Satpol-PP-Medan-menertiban-PK5-di-seputaran.jpg)