Medan Terkini
Bersyukur Program Mudik Gratis Pemko Medan, Warga Berharap Kuota Ditambah Dua Kali Lipat di 2027
Momen haru dan syukur warna momen pemberangkatan 4.000 peserta mudik bareng Pemko Medan.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Momen haru dan syukur warna momen pemberangkatan 4.000 peserta mudik bareng Pemko Medan.
Warga apresiasi program ini karena sangat membantu secara ekonomi warga, Senin (16/3/2026).
"Program ini sangat membantu warga. Kalau bisa Pak Wali, di tahun depan ditambah kuotanya. Semoga di tahun 2027 bisa dua kali lipat kuota. Ini membantu yang mahasiswa, orangtua," ujar warga Riza yang hendak ke Sipirok.
Suasana Terminal Amplas tampak meriah dan penuh haru saat Pemko Medan secara resmi melepas ribuan warga dalam program "Mudik Bareng Pemko Medan 2026". Program yang telah memasuki tahun kelima ini menjadi solusi nyata bagi warga Medan yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa biaya.
Pelepasan mudik bareng Pemko Medan 2026 ini dilakukan langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap di Terminal Amplas.
Tahun ini, Pemko Medan memfasilitasi dan memberangkatkan total 4.000 pemudik dengan mengerahkan 123 armada bus. Pada hari pertama pemberangkatan, sebanyak 65 bus diberangkatkan membawa 2.100 penumpang, sementara sisanya 1.900 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 58 bus pada hari berikutnya menuju 12 kota tujuan di Sumatera Utara, mulai dari Sibolga hingga Panyabungan.
Dalam sambutannya Rico Waas menyampaikan program Mudik Bareng Pemko Medan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap tingginya minat masyarakat untuk pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
Menurut Rico Waas, tradisi mudik telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia. Setiap tahun, jutaan orang pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga, orang tua, serta sanak saudara.
“Tradisi mudik ini adalah tradisi yang selalu dilakukan masyarakat Indonesia. Setiap tahun orang pulang ke kampung halaman untuk menjenguk keluarga dan sanak saudara. Itu menjadi hal yang penting bagi masyarakat kita,” kata Rico Waas
Menurut Rico Waas, momen berkumpul bersama keluarga menjadi salah satu hal yang membuat perayaan Idulfitri terasa lebih lengkap dan bermakna.
“Karena pertemuan dengan keluarga itu yang menjadikan Lebaran terasa lengkap. Kalau Lebaran sendiri-sendiri sebenarnya bisa saja, tapi rasanya tidak lengkap. Lengkap itu kalau bisa bertemu keluarga, saling bermaaf-maafan, bertemu orang tua jika masih ada, dan menghabiskan waktu bersama di kampung halaman,” jelas Rico Waas.
Dijelaskan Rico Waas, melihat besarnya antusiasme masyarakat untuk mudik setiap tahun, Pemko Medan kembali melaksanakan program Mudik Bareng yang memberikan fasilitas transportasi gratis bagi warga. Di tahun ini 4.000 pemudik di berangkatkan, semoga tahun depan dapat kita tambah koutanya.
"Diakui jumlah tersebut masih belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis tersebut. Karena itu, Pemko Medan berencana menambah kuota pada tahun-tahun mendatang", ungkap Rico Waas.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menitipkan pesan khusus kepada para pengemudi bus yang membawa para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Dirinya mengingatkan bahwa jarak tempuh perjalanan menuju kampung halaman cukup panjang sehingga kondisi kesehatan dan kewaspadaan para pengemudi menjadi hal yang sangat penting.
Selanjutnya Rico Waas mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Mudik Bareng Pemko Medan. Program ini terlaksana atas kerja sama solid antara Pemerintah Kota Medan, Dinas Perhubungan, Organda, Jasa Raharja, serta unsur TNI dan Polri untuk memastikan keamanan di jalur mudik.
| Dewa 19 Bakal Guncang Medan di Melofest Vol. 2, Baladewa Antusias Nantikan Konser |
|
|---|
| Sedot Anggaran Rp1,6 Miliar, Wali Kota Medan Rico Waas Soroti Venue MTQ ke-59 Medan Masih Berlumpur |
|
|---|
| Diduga Mencuri Buah Matoa, Seorang Pria di Medan Labuhan Tewas Dianiaya dengan Tangan Terikat |
|
|---|
| Hindari Lubang, Truk Tronton Hantam Mobil Mercy hingga Ringsek di Jalan Setia Budi Medan |
|
|---|
| Pasien Darurat Masih Ditolak RS, DPRD Medan Evaluasi Pelayanan Kesehatan di Paripurna |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Rico-Tri-Putra-Bayu-Waas-didampingi-Wakil-Wali-Kota-Medan.jpg)