Berita Medan
Ketika Iman, Karakter, dan Sertifikasi Internasional Bertemu di SKKK Medan.
Sekolah Kristen Kalam Kudus Medan menerima kunjungan resmi dari Australian National Institute of Business and Technology (ANIBT).
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Ada satu pertanyaan besar yang hari ini dihadapi banyak sekolah dan orang tua, “Apakah anak-anak kita hanya akan lulus dengan ijazah atau lulus dengan masa depan yang siap dijalani?"
Senin, 2 Maret 2026 menjadi jawaban atas pertanyaan itu.
Sekolah Kristen Kalam Kudus Medan menerima kunjungan resmi dari Australian National Institute of Business and Technology (ANIBT).
Sebuah institusi pendidikan vokasi internasional dari Australia.
Namun kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah tanda dimulainya sebuah perubahan.
Visi Besar dari YKKI Pusat
Ketua Badan Pengurus YKKI Pusat, Bapak Sulaiman, menegaskan bahwa pendidikan Kalam Kudus tidak boleh berjalan biasa-biasa saja.
“Kita tidak sedang mempersiapkan anak untuk lulus sekolah. Kita sedang mempersiapkan generasi yang mengenal Tuhan, memiliki karakter Kristus, dan kompeten untuk menjawab kebutuhan dunia,” ujarnya.
Inilah wajah pendidikan Kristen yang relevan dengan zaman. Berakar kuat. Melangkah global.
Global Bukan Tentang Ke Luar Negeri
Ketua YKKI Cabang Medan, Bapak Christian, menyampaikan sebuah definisi global yang menggetarkan hati, Global bagi SKKK bukan tentang pergi ke luar negeri.
“Global adalah ketika anak-anak tetap berjalan bersama Kristus ke mana pun Tuhan mengutus mereka,” katanya.
Melalui Global Christian Class, iman tidak hanya diajarkan, tetapi dibentuk menjadi gaya hidup. Panggilan hidup tidak hanya dibicarakan, tetapi ditemukan.
Sekolah yang Memberikan Lebih dari Sekadar Ijazah, Direktur Pelaksana SKKK Mdn Bapak Feri Yuwandi, melihat kerja sama ini sebagai lompatan besar dalam dunia pendidikan.
“Hari ini kami tidak hanya berbicara tentang akademik. Kami berbicara tentang masa depan anak-anak,” ungkapnya.
SKKK Medan
| 13 Fitur AI Diperkenalkan, Permudah Mobilitas hingga Pengelolaan Usaha |
|
|---|
| Penjaga Malam Dibacok Geng Motor Usai Kejar Pelaku Perampasan Tas, Kini Dirawat di RS Eshmun |
|
|---|
| Gowes ke Kantor, Rico Waas Beri Pesan Surat Edaran Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN |
|
|---|
| Kepala Disnaker Medan: 110 Ribu Pencari Kerja Dalam Setahun, Mahasiswa Disiapkan Sejak Dini |
|
|---|
| Cerita Lidya, Agen Lion Parcel di Medan, Tumbuh Berkat Tren Bisnis Fesyen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KUNJUNGAN-Suasana-kunjungan-resmi-Australian.jpg)