PSMS Medan
Pelatih Eko Purdjianto Optimistis PSMS Medan Masih Berpeluang Tembus Papan Atas Grup A
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa peluang timnya untuk bersaing di papan atas klasemen Grup A .
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa peluang timnya untuk bersaing di papan atas klasemen Grup A Pegadaian Championship musim 2025/2026 masih terbuka lebar.
Optimisme itu muncul setelah melihat hasil pertandingan para kompetitor pada akhir pekan lalu. Meski PSMS Medan harus menelan kekalahan 0-2 dari Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Sabtu (21/2/2026), posisi Ayam Kinantan belum tergeser jauh dari persaingan.
Saat ini PSMS masih bertahan di peringkat kelima klasemen Grup A dengan koleksi 29 poin, hasil dari delapan kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan. Raihan tersebut membuat jarak dengan tim-tim di atasnya belum terlalu jauh, terutama dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak.
Hasil kurang maksimal juga dialami rival terdekat PSMS, Persiraja Banda Aceh. Tim berjuluk Laskar Rencong itu takluk 0-1 dari FC Bekasi City di Stadion Patriot Chandrabaga, Minggu (22/2/2026) malam. Kekalahan tersebut membuat Persiraja tetap berada di peringkat keenam dengan selisih satu poin dari PSMS.
Sementara itu, FC Bekasi City berhasil memperlebar jarak di posisi keempat dengan koleksi 33 poin. Tambahan tiga angka membuat persaingan menuju zona papan atas semakin ketat.
Di papan teratas, Garudayaksa FC juga terpeleset setelah kalah 0-1 saat bertandang ke markas Sumsel United FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (22/2/2026) malam. Meski pulang tanpa poin, Garudayaksa FC masih memimpin klasemen dengan 37 poin, unggul selisih gol atas Adhyaksa FC Banten yang memiliki poin sama.
Sumsel United FC sendiri kini menguntit di posisi ketiga dengan 34 poin, membuat jarak antartim di papan atas kian rapat dan membuka peluang perubahan posisi di setiap pekan tersisa.
Dengan kondisi tersebut, peluang PSMS untuk menembus empat besar bahkan bersaing lebih jauh masih terbuka. Terlebih, kompetisi masih menyisakan tujuh pertandingan yang akan menjadi penentu nasib Ayam Kinantan musim ini.
Eko Purdjianto menegaskan timnya tidak boleh lagi kehilangan poin jika ingin menjaga asa tersebut. Ia meminta para pemain tetap fokus dan memaksimalkan setiap laga tersisa.
“Ya masih ada peluang kan, kita kan masih bisa mengejar. Makanya di sisa pertandingan ini kita jangan sampai kehilangan poin lagi. Jadi kita pun masih optimis,” ujarnya.
Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama. Selain memperbaiki kekurangan dari laga sebelumnya, tim juga harus menjaga mental bertanding agar tidak terpengaruh hasil negatif.
Dengan persaingan yang semakin ketat di Grup A, setiap poin menjadi sangat berharga. PSMS Medan kini dituntut tampil lebih solid dan efisien dalam memanfaatkan peluang agar mampu merangsek ke papan atas klasemen sebelum musim berakhir.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Gol Perdana Clayton Da Silva Jadi Sinyal Positif, Pelatih Sebut Ada Progres di Lini Depan PSMS Medan |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Terpuruk di Dasar Klasemen, Kas Hartadi Soroti Finishing dan Set Piece |
|
|---|
| Nasib PSMS Medan Gagal Promosi ke Super League, Tanggapan Pelatih Ayam Kinantan |
|
|---|
| Julius Raja Soroti Kegagalan PSMS Medan Promosi ke Super League, Tekankan Pentingnya Lobi-lobi |
|
|---|
| SELAMAT Tinggal Super League, PSMS Medan Bertahan Lagi di Championship, Eko Targetkan 5 Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Foto-skuad-PSMS-Medan-saat-menghadapi-Persekat-Tegal.jpg)