PSMS Medan

SELAMAT Tinggal Super League, PSMS Medan Bertahan Lagi di Championship, Eko Targetkan 5 Besar

Tertutup sudah peluang PSMS untuk naik ke Super League musim depan. Hal itu lantaran meraih hasil imbang dari Persikad Depok.

IST
Foto skuad PSMS Medan saat menghadapi Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Sabtu (21/2/2026). Skuad berjuluk Ayam Kinantan itu kini telah tiba di Bekasi untuk menatap laga lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026 menghadapi FC Bekasi City di Stadion Patriot Chandrabaga, Sabtu (28/2/2026) mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com - PSMS Medan sudah bisa bilang ucapkan selamat tinggal Super League alias tak akan promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia musim depan.

Tertutup sudah peluang PSMS untuk naik ke Super League musim depan. Hal itu lantaran meraih hasil imbang dari Persikad Depok.

Hasil imbang 2-2 saat menghadapi Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (5/4/2026), menjadi titik akhir perjuangan Ayam Kinantan untuk bersaing di papan atas Grup A Championship musim 2025/2026.

Tambahan satu poin dari laga tersebut membuat PSMS Medan kini mengoleksi 31 poin dan tertahan di peringkat ke-6 klasemen sementara.

Baca juga: MENKEU Purbaya Yakinkan Masyakarat Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir Tahun 2026

Raihan itu didapat dari delapan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan delapan kekalahan dari total 23 pertandingan yang telah dijalani.

Secara matematis, peluang PSMS memang sudah tidak memungkinkan lagi untuk menembus zona promosi.

Meski masih menyisakan tiga pertandingan, poin maksimal yang bisa diraih PSMS hanya mencapai 40 angka, jika mampu menyapu bersih seluruh laga tersisa.

Namun, jumlah tersebut tetap belum cukup untuk mengejar pemuncak klasemen Adhyaksa FC yang saat ini telah mengoleksi 44 poin. Bahkan, untuk sekadar menyamai perolehan poin pun sudah tidak mungkin tercapai.

Baca juga: Bobol Rumah Warga dan Curi Uang Rp 110 Juta, Pria di Langkat Diringkus Polisi

Situasi serupa juga terjadi dalam perebutan posisi runner-up. Garudayaksa FC yang menempati peringkat kedua telah mengumpulkan 42 poin, angka yang juga sudah berada di luar jangkauan PSMS Medan.

Di sisi lain, persaingan papan tengah juga berlangsung ketat. Persiraja Banda Aceh dan Sumsel United FC sama-sama mengoleksi 37 poin di posisi ketiga dan keempat.

Sementara itu, FC Bekasi City berada di peringkat kelima dengan 36 poin dan masih berpotensi menambah angka karena belum memainkan laga terbarunya melawan Persekat Tegal.

PSMS sendiri masih harus menjaga posisinya dari kejaran Persikad Depok yang kini mengoleksi 30 poin di peringkat ketujuh.

Di bawahnya terdapat PSPS Pekanbaru dengan 28 poin, Persekat Tegal 22 poin, serta Sriwijaya FC yang masih terpuruk di dasar klasemen dengan dua poin.

Dengan selisih poin yang cukup jauh dari papan atas serta keterbatasan poin maksimal yang bisa diraih, PSMS Medan dipastikan tidak lagi memiliki peluang untuk finis di zona promosi.

Tiga pertandingan tersisa kini menjadi kesempatan terakhir bagi tim untuk memperbaiki posisi akhir klasemen sekaligus menutup musim dengan hasil yang lebih positif.

Baca juga: Pemprov Sumut Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaaan Intelektual Gratis bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

PSMS VS PSPS - Selebrasi pesepakbola PSMS Medan seusai mencetak gol ke gawang PSPS Pekanbaru pada lanjutan pertandingan Pegadaian Championship Musim 2025/2026, di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Sabtu (28/3/2026).  Hasil akhir pertandingan PSMS Medan bermain imbang dengan PSPS Pekanbaru dengan skor 1-1.
PSMS VS PSPS - Selebrasi pesepakbola PSMS Medan seusai mencetak gol ke gawang PSPS Pekanbaru pada lanjutan pertandingan Pegadaian Championship Musim 2025/2026, di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Sabtu (28/3/2026). Hasil akhir pertandingan PSMS Medan bermain imbang dengan PSPS Pekanbaru dengan skor 1-1. (TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved