PSMS Medan
PSMS Medan U-19 Terpuruk di Dasar Klasemen, Kas Hartadi Soroti Finishing dan Set Piece
Tim PSMS Medan U-19 masih belum mampu meraih hasil maksimal dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 musim 2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Tim PSMS Medan U-19 masih belum mampu meraih hasil maksimal dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 musim 2026.
Dari dua pertandingan yang telah dijalani, skuad berjuluk Ayam Kinantan Muda hanya mampu mengoleksi satu poin, hasil dari sekali imbang dan satu kekalahan. Hasil imbang diraih saat menghadapi PSIS Semarang, sementara kekalahan dialami ketika berjumpa Persipura Jayapura.
Dengan capaian tersebut, PSMS Medan U-19 kini harus puas berada di dasar klasemen sementara Grup C dengan raihan satu poin dari dua laga.
Ketika dikonfirmasi, Pelatih Tim EPA PSMS Medan U-19, Kas Hartadi, menilai skuad asuhannya masih memiliki kelemahan dalam penyelesaian akhir. Ia mengungkapkan, sejumlah peluang yang berhasil diciptakan belum mampu dikonversi menjadi gol.
"Ya saya kira finishing masih menjadi kendala pemain kita, banyak kita dapatkan peluang tapi belum bisa dimaksimalkan," ujar Kas, Selasa (7/4/2026).
Tak hanya itu, menurut Kas Hartadi, para pemainnya juga masih perlu meningkatkan kemampuan dalam mengantisipasi bola-bola set piece dari tim lawan. Karena gol-gol yang bersarang ke gawang PSMS Medan kerap berawal dari situasi bola mati (set piece) yang dimanfaatkan tim lawan.
"Kemudian antisipasi crossing juga harus diperbaiki, beberapa kali kita kebobolan salah satunya dari crossing," ucapnya.
PSMS Medan U-19 dijadwalkan menghadapi Persekat Tegal U-19 pada Minggu (12/4/2026) mendatang. Kas Hartadi pun menargetkan kemenangan perdana pada laga tersebut guna menjaga asa PSMS Medan U-19 lolos ke fase grup berikutnya.
"Target kita bisa main lebih baik lagi, kami menargetkan bisa tiga poin lawan Persekat Tegal nanti," tuturnya.
Menanggapi persaingan di Grup C EPA U-19 saat ini, Kas Hartadi menilai seluruh tim memiliki kualitas yang relatif merata. Hal tersebut membuat persaingan di klasemen berlangsung cukup ketat.
PSMS Medan U-19 sendiri tergabung bersama tim kelompok umur Persekat Tegal, Kendal Tornado FC, PSIS Semarang, dan Persipura Jayapura pada fase grup.
"Kalau dilihat dari pemain grup ini cukup ketat dan bisa bersaing, semua pemain muda hanya kita mungkin ada yang kelahirannya lebih muda, tapi secara kualitas tidak beda jauh, kita juga hanya kalah tipis kemarin," pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Nasib PSMS Medan Gagal Promosi ke Super League, Tanggapan Pelatih Ayam Kinantan |
|
|---|
| Julius Raja Soroti Kegagalan PSMS Medan Promosi ke Super League, Tekankan Pentingnya Lobi-lobi |
|
|---|
| SELAMAT Tinggal Super League, PSMS Medan Bertahan Lagi di Championship, Eko Targetkan 5 Besar |
|
|---|
| PSMS Medan Dipastikan Kembali Gagal Promosi ke Super League Musim Depan |
|
|---|
| PSMS Medan U-19 Takluk 2-3 dari Persipura U-19, Kini Terpuruk di Dasar Klasemen Grup C |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemain-PSMS-Medan-U-19-berupaya-melewati-adangan-1.jpg)