Musda Golkar Sumut

Statemen Andar Amin Harahap setelah Resmi Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Golkar Sumut 2025-2030

Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumatera Utara akhirnya menetapkan Andar Amin Harahap sebagai ketua terpilih secara aklamasi.

TRIBUN MEDAN/Anugrah Nasution
Andar Amin Harahap menyampaikan sambutan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara periode 2025–2030, Minggu (1/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumatera Utara akhirnya menetapkan Andar Amin Harahap sebagai ketua terpilih secara aklamasi.

Keputusan ini diambil dalam sidang yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Kota Medan, pada Minggu (1/2/2026).

Andar menjadi calon tunggal setelah rivalnya, Hendriyanto Sitorus, dinyatakan tidak memenuhi persyaratan minimal dukungan suara.

Dengan hasil ini, Andar Amin Harahap resmi akan menahkodai DPD Partai Golkar Sumatera Utara untuk masa bakti 2025-2030.

Pencalonan Hendriyanto Sitorus Dibatalkan dalam Sidang Paripurna

Hendriyanto Sitorus terpaksa menghentikan langkahnya di bursa pemilihan karena hanya mengantongi dukungan dari dua DPD kabupaten/kota.

Berdasarkan hasil verifikasi, Hendriyanto hanya didukung oleh DPD Tanjungbalai dan DPD Labuhanbatu Utara (Labura).

Sesuai aturan internal partai, status pencalonannya langsung dibatalkan pada Sidang Paripurna IV karena tidak mencapai ambang batas minimal.

Sementara itu, Andar Amin Harahap tampil perkasa dengan dukungan dari 31 DPD tingkat II serta berbagai organisasi sayap partai.

Pidato Kemenangan

Dalam sambutannya pasca-terpilih, Andar Amin Harahap menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan besar dari para pemilik suara.

Ia menekankan bahwa perbedaan pendapat dan dinamika yang sempat terjadi selama proses Musda adalah hal yang wajar dalam politik.

Namun, ia meminta seluruh kader untuk segera menghentikan perselisihan dan kembali bersatu demi kebesaran partai berlambang beringin tersebut.

"Saya mengharapkan setelah Musda ini dinamika sudah selesai, saya ingin merangkul semua potensi yang ada," ujar Andar dengan tegas.

Musda bukan Sekadar Estafet Kepemimpinan namun Ajang Inovasi

Anggota DPR RI ini menyatakan bahwa Musda harus dimaknai sebagai ajang konsolidasi formal tertinggi bagi para kader di Sumatera Utara.

Menurutnya, terpilihnya ketua baru hanyalah satu bagian, sementara bagian terpenting lainnya adalah merumuskan rencana kerja yang konkret.

Andar berharap dari pertemuan besar ini muncul ide-ide segar dan kreasi baru dari para kader untuk memajukan daerah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved