Kebakaran Pabrik Swallow di Medan

4 Jam Kebakaran, Warga yang Tinggal di Belakang Pabrik Sandal di Medan Panik, Teriak Minta Air

Warga yang tinggal tepat di belakang pabrik mulai panik dan berlarian keluar rumah sambil membawa barang berharga seadanya untuk menyelamatkan nyawa.

|
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani
KEBAKARAN PABRIK SWALLOW - Kebakaran hebat yang melanda pabrik ban dan sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, terus meluas hingga Rabu (28/1/2026) dini hari. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal di Jalan Yos Sudarso, Medan, semakin tidak terkendali setelah api merembet ke area belakang bangunan.

Hingga Rabu (28/1/2026) dini hari, kobaran api terpantau semakin meninggi dan mulai menjangkau pemukiman warga di sekitar arah Jalan YWKA.

Kondisi lingkungan yang gelap pekat menambah suasana mencekam, di mana hanya cahaya merah api yang terlihat membumbung tinggi menyinari kawasan tersebut.

Warga yang tinggal tepat di belakang pabrik mulai panik dan berlarian keluar rumah sambil membawa barang berharga seadanya untuk menyelamatkan nyawa.

Petugas kebakaran kota Medan berusaha memadamkan kebakaran yang menghanguskan yang bangunan digunakan sebagai pabrik, di Jalan Yos Sudarso, Medan, Selasa (27/1/2026).
Petugas kebakaran kota Medan berusaha memadamkan kebakaran yang menghanguskan yang bangunan digunakan sebagai pabrik, di Jalan Yos Sudarso, Medan, Selasa (27/1/2026). (TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar)

Ketakutan warga semakin memuncak ketika mendengar suara dentuman keras yang terdengar beruntun dari area samping belakang ujung pabrik.

Seorang warga setempat, Irman, menyebutkan bahwa area yang kini dilahap api tersebut diduga kuat merupakan gudang penyimpanan minyak milik perusahaan.

Menurutnya, frekuensi suara ledakan menjadi jauh lebih sering dan rapat sejak api menyambar bagian belakang gedung yang berisi bahan cair mudah terbakar.

"Awalnya dentuman tidak sesering ini, tapi begitu masuk area belakang, bunyinya mulai banyak kali, setahu saya itu memang gudang minyak," ujar Irman.

Kebakaran besar melanda sebuah pabrik Swallow yang berada di Jalan Yos Sudarso, Selasa (27/1/2026)
Kebakaran besar melanda sebuah pabrik Swallow yang berada di Jalan Yos Sudarso, Selasa (27/1/2026) (TRIBUN MEDAN)

Histeris di Tengah Kegelapan, Warga Berteriak Minta Bantuan Armada Pemadam

Suasana di pemukiman belakang pabrik dipenuhi dengan teriakan histeris warga yang meminta pertolongan agar mobil pemadam segera masuk ke area mereka.

Dalam kegelapan, terdengar suara warga yang saling bersahutan mengucap kalimat tauhid dan meminta suplai air untuk memadamkan api yang kian mendekat.

"Lailahaillallah, air, air! Mobil damkar tolong arahkan ke sini!" teriak warga yang mencoba menghalau api agar tidak menyambar rumah mereka.

Kepanikan ini membuat banyak keluarga memutuskan untuk segera mengungsi dan menjauh dari radius bahaya ledakan yang terus terjadi.

Irman bersama anggota keluarganya mengaku tidak mau mengambil risiko lebih besar dan memilih untuk segera meninggalkan kediaman mereka.

Beberapa barang berharga seperti dokumen penting dan kendaraan telah diamankan lebih awal sebelum api semakin mendekat ke dinding pembatas rumah warga.

Masyarakat berharap petugas pemadam kebakaran dapat menambah armada ke jalur belakang guna melakukan penyekatan api secara efektif.

Hingga saat ini, tim pemadam masih berjibaku di tengah risiko ledakan susulan, sementara api masih terlihat sangat tinggi dan sulit dipadamkan.

 

(cr5/tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved