Kebakaran Pabrik Swallow di Medan
Sudah 4 Jam Terbakar, Api di Pabrik Sandal Medan Kian Meluas hingga Ambulance Berdatangan
Kobaran api dilaporkan mulai berkobar sejak Selasa (27/1/2026) pukul 21.00 WIB dan telah berlangsung selama lebih dari empat jam tanpa henti.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal di Jalan Yos Sudarso, Medan, belum menunjukkan tanda-tanda mereda hingga Rabu (28/1/2026) dini hari.
Kobaran api dilaporkan mulai berkobar sejak Selasa (27/1/2026) pukul 21.00 WIB dan telah berlangsung selama lebih dari empat jam tanpa henti.
Pantauan di lokasi menunjukkan api yang semula berasal dari bagian depan gedung kini telah menjalar hingga ke area belakang pabrik.
Seluruh bangunan pabrik tersebut dilaporkan hampir rata dengan tanah setelah dilahap si jago merah yang sangat beringas.
Kondisi Terkini Api Semakin Melebar dan Suara Dentuman Ledakan Terus Terdengar
Meskipun puluhan mobil pemadam kebakaran terus berlalu lalang menyuplai air, api justru terpantau semakin menjulang tinggi dan melebar.
Petugas keamanan di perusahaan sekitar, Wardi Hasibuan, menyebutkan bahwa api sangat sulit dikendalikan dan kini sudah mencapai bagian belakang.
Dari area belakang pabrik yang terbakar, terdengar suara dentuman ledakan berkali-kali yang memicu kekhawatiran adanya bahan berbahaya di dalam gedung.
"Sudah empat jam lebih tapi tidak ada tanda-tanda api mereda, awalnya dari depan sekarang sudah sampai ke belakang," jelas Wardi di lokasi kejadian.
Kehadiran Ambulans
Situasi di lapangan semakin mencekam seiring dengan mulai berdatangannya sejumlah unit mobil ambulans ke titik lokasi kebakaran.
Kehadiran tim medis ini menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran di tengah masyarakat mengenai adanya korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini.
Wardi mengaku heran karena ambulans baru tampak merapat ke lokasi setelah kebakaran berlangsung cukup lama selama empat jam.
"Mungkin ada korban jiwa, soalnya ambulans baru datang sekarang setelah sekian lama hanya ada petugas damkar dan polisi," ungkapnya.
Masyarakat Enggan Beranjak Meski Bahaya Ledakan Mengintai
Meski suara ledakan terus terdengar dan asap pekat menyelimuti lokasi, ratusan warga masih tampak memadati pinggir jalan untuk menonton.
Petugas kepolisian sudah berkali-kali memberikan peringatan keras melalui pengeras suara agar warga segera menjauh dari area terdampak.
Kerumunan warga ini dikhawatirkan dapat menghambat gerak cepat petugas medis maupun armada pemadam yang sedang menjalankan tugas darurat.
Petugas masih berupaya keras melokalisir api agar tidak merembet ke area perusahaan lain yang letaknya saling berdekatan di kawasan industri tersebut.
(cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Asap Tebal Kebakaran Pabrik Sendal Mulai Ganggu Penglihatan dan Pernapasan Pengendara |
|
|---|
| Kebakaran Pabrik Swallow Medan Mulai Padam setelah 5 Jam, Lurah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa |
|
|---|
| 4 Jam Kebakaran, Warga yang Tinggal di Belakang Pabrik Sandal di Medan Panik, Teriak Minta Air |
|
|---|
| Bau Karet Menyengat, Kebakaran Pabrik Sandal di Tanjung Mulia Sulit Dipadamkan |
|
|---|
| Kebakaran Hebat Pabrik Sendal di Medan, Tercium Aroma Karet Ban Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kebakaran-hebat-yang-melanda-pabrik-sandal-di-Jalan-Yos-Sudarso_.jpg)